Bolmut Sulawesi Utara

Polres Bolmut Tangani 15 Kasus Pencabulan dan 2 Kasus Pemerkosaan Sepanjang Tahun 2022

Polres Bolmut Tangani 15 Kasus Pencabulan dan 2 Kasus Pemerkosaan Sepanjang Tahun 2022

Penulis: Alpri Agogoh | Editor: Rizali Posumah
HO
Sejak Januari hingga September Kepolisan Resor (Polres) Bolmut mencatat, telah menagani 15 kasus pencabulan dan 2 kasus pemerkosaan yang terjadi sepanjang tahun 2022. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pencabulan dan pemerkosaan marak terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sulawesi Utara.

Sejak Januari hingga September Kepolisan Resor (Polres) Bolmut mencatat, telah menagani 15 kasus pencabulan dan 2 kasus pemerkosaan yang terjadi sepanjang tahun 2022.

Kasat Reskrim, AKP Herdi Manampiring saat di temui Tribun Manado.co.id Selasa (13/9/2022) di ruanganya mengatakan, terhitung dari Januari hingga September, pihaknya telah  menagani 15 kasus pencabulan dan 2 kasus pemerkosaan.

"Iya, sepanjang tahun 2022 ini ada 15 kasus pencabulan dan 2 kasus pemerkosaan yang kami tangani," ujarnya, mewakili Kapolres Bolmut AKBP Areis Aminulla.

Lebih lanjut Ia mengatakan, dari 15 kasus pencabulan yang ditangani, sudah ada 10 kasus yang  sudah selesai dan ada beberapa yang masih kami dalami atau dalam proses penyidikan.

"Sementra untuk kasus pemerkosaan, dari 2 kasus yang dilaporkan 1 kasus sudah ditahap II dan satunya lagi semntara dalam proses penyelidikan," ucap Herdi. 

Herdi mengatakan, saat ini pihak Kepolisian selalu berupaya melakukan tindakan pencegahan dengan langkah pre-emptif dan preventif melalui program "Pengucapan".

"Kita selalu turun di Sekolah-Sekolah setiap hari Senin untuk memberikan pembinaan pada siswa-siswa, sekaligus memberikan pesan Kamtibmas," terang Herdi. 

Ia mengajak seluruh masyarakat dan semua pihak terkait untuk sama-sama mengambil bagian dalam upaya pencegahan dan penaganan kasus-kasus asusila yang masih marak terjadi. 

"Baik pemerintah daerah, pihak terkait, masyarakat maupun orang tua dalam memberikan pemahaman kepada kaum rentan (wanita) juga peran dari tokoh Agama dan Tokoh Adat sangat diperlukan guna menekan tingkat kasus asusila. Terutama kasus anak di bawah umur," pintanya.

Ternyata Bripka RR Ingin Selamatkan Brigadir J dari Rencana Ferdy Sambo, Semobil dari Magelang

Pemkab Minut Kembali Ukir Prestasi, Masuk 10 Besar 4 Kategori Diikuti 416 Kabupaten Katalog Lokal

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved