Kasus Pelecehan

Akhirnya Terungkap Sosok Oknum PNS Guru Agama yang Cabuli 45 Siswinya, Pelaku Jabat Pembina OSIS

Guru agama berstatus PNS ditangkap polisi karena mencabuli dan memperkosa siswinya di salah satu SMP di Batang, Jawa Tengah.

Editor: Glendi Manengal
Istimewa
Ilustrasi siswi SMP Jadi korban bejat oknum guru agama 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebelumnya diketahui seorang oknum guru melakukan pelecehan ke muridnya.

Diketahui kasus pelecehan tersebut terjadi di Batang, Jawa Tengah.

Terkait hal tersebut berikut ini sosok oknum guru agama yang melakukan pelecehan ke siswinya.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Fakta Hubungan Verrell Bramasta dengan Natasha Wilona, Ibunda Singgung Restu

Oknum guru agama lecehkan puluhan siswi SMP.
Oknum guru agama lecehkan puluhan siswi SMP. (Kolase Tribun Manado)

AM (33), guru agama berstatus PNS ditangkap polisi karena mencabuli dan memperkosa siswinya di salah satu SMP di Batang, Jawa Tengah.

Ada 45 korban AM. Tiga puluh lima anak dicabuli dan 10 korban lainnya diperkosa. Kejahatan seksual tersebut dilakukan AM sejak sejak tahun 2020 hingga 2022.

Selain mengjar agama, AM diberi tugas oleh pihak sekolah sebagai pembina OSIS. Modus yang dilakukan oleh pelaku adalah pura-pura melakukan tes kejujuran.

Kasus tersebut terungkap saat korban menceritakan yang ia alami ke keluarga. Tak terima dengan kejadian tersebut, orangtua korban melapor ke polisi.

Pihak kepolisian dan Disdibud membuka posko pengakuan di sekolah yang dilakukan secara tertutup. Tujuannya agar korban-korban lainnya berani melapor.

Lakukan di ruang OSIS, kelas hingga gudang mushala

Direskrimum Polda Jateng Kombes Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan ada tiga tempat yang digunakan AM untuk melakukan aksinya yakni ruang OSIS, gudang mushola dan kelas.

Dia menjelaskan, sampai saat ini sudah teridentifikasi 10 siswi yang menjadi korban pemerkosaan. Selain itu ada sekitar 35 siswi menjadi korban pencabulan.

"Semua korban adalah muridnya," kata dia, Rabu (7/9/2022).

Tersangka mengaku melakukan tindak kejahatan seksual dengan dalih tes kedewasaan dan kejujuran saat melakukan pemilihan anggota OSIS.

Terakhir perbuatan cabulnya dilakukan setelah upacara 17 Agustus 2022.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved