Siapa Sangka, Anies Baswedan Meninggalkan Legacy untuk DKI Jakarta Ganti Nama Kota Tua ke Batavia

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka kembali kawasan wisata Kota Tua yang berada di Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat dan mengganti namanya

Editor: Erlina Langi
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Wajah baru Kota Tua Jakarta yang baru diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Siapa sangka, Anies Baswedan meninggalkan legacy untuk DKI Jakarta ganti nama Kota Tua ke Batavia

Masa jabatan Anies Baswedan sebagai gubernur DKI Jakarta akan segera berakhir pada 16 Oktober 2022.

Sebelum berakhirnya masa jabatannya tersebut, Anies Baswedan terus berusaha meninggalkan legacy atau warisan yang baik bagi DKI Jakarta.

Diwartakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka kembali kawasan wisata Kota Tua yang berada di Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Kawasan wisata Kota Tua kini dibuka kembali setelah sebelumnya direvitalisasi.

Tak hanya hadir dengan wajah baru, kawasan Kota Tua juga diganti namanya oleh Gubernur Anies Baswedan menjadi Batavia.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin kritisi perubahan nama kawasan Kota Tua menjadi Batavia yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Jokowi dan Anies Baswedan Disomasi Komunitas GIDKP. Persoalan Sampah Lingkungan Hidup.
Jokowi dan Anies Baswedan Disomasi Komunitas GIDKP. Persoalan Sampah Lingkungan Hidup. (Kompas.com/Dian Erika)

Baca juga: Siapa Sangka, Diujung Periode Sebagai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Resmikan 1.348 Unit Hunian

Apalagi, perubahan nama ini terus dilakukan jelang masa jabatan Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta berakhir.

Ia pun menilai orang nomor satu di DKI Jakarta itu tengah 'aji mumpung' dengan menyiapkan legacy atau warisan di eranya untuk dikenang masyarakat.

"Diujung masa jabatannya itu Anies ingin punya legacy yang lain dalam kepemimpinan dia. Kan gubernur itu dikenal dengan legacynya dengan peninggalan-peninggalan baik," ucapnya saat dihubungi, Minggu (11/9/2022).

Ia pun menyinggung apa yang dilakukan Anies persis seperti yang dilakukan oleh eks Gubernur DKI Jakarta ke-7 Ali Sadikin dan era Gubernur DKI Jakarta ke-13 Fauzi Bowo.

"Oleh karena itu Kota Tua jadi Batavia secara historis ada keterkaitan dengan itu.

Lalu secara legacy saya melihat banyak dilakukan oleh Anies untuk bisa jadi legacy dari kebijakan-kebijakan itu.

Mumpung masih menjabat maka ada waktunya ada saatnya dan inilah saat yang tepat untuk membuat legacy," lanjutnya.

Sosok Pj Gubernur Jakarta yang Bakal Dapat Tongkat Estafet dari Anies Baswedan. Ariza Singgung Pilihan Jokowi.
Sosok Pj Gubernur Jakarta yang Bakal Dapat Tongkat Estafet dari Anies Baswedan. Ariza Singgung Pilihan Jokowi. (Dok. Pemprov DKI Jakarta)

Baca juga: Sosok Bahtiar, Kandidat Kuat Pengganti Anies Baswedan Sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved