Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut, 6 Orang Tewas, Diduga Alami Rem Blong dan Sopir Bus Ngantuk
Kecelakaan maut di Jalan Wonosobo-Parakan, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, enam orang meninggal dunia
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Wonosobo-Parakan, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah pada Sabtu kemarin.
Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan beberapa kendaraan.
Akibatnya sebanyak enam orang meninggal dunia.
Baca juga: Pemkot Manado Sulawesi Utara Susun Tarif Baru Angkot, Ini Tanggapan Sopir dan Warga
Baca juga: Kabar Gembira, KM Sabuk Nusantara 109 Kembali Beroperasi di Sulawesi Utara Pasca Naik Dok

Foto : Lokasi kecelakaan Bus di Wonosobo, Jawa Tengah mengakibatkan enam orang tewas, Sabtu (10/9/2022). Kondisi bus kecelakaan ringsek. (Tribunnews.com/do.NTMC Polri/Kompas)
Rem blong hingga sopir ngantuk diduga yang mengakibatkan Kecelakaan Bus di Wonosobo, Sabtu (10/9/2022) pukul 02.00 WIB.
Akibat Kecelakaan Bus di Wonosobo itu, sebanyak enam orang dikabarkan meninggal dunia.
Peristiwa Kecelakaan Bus maut terjadi di Jalan Wonosobo-Parakan yang melibatkan lebih dari dua kendaraan sekaligus, tepatnya di simpang empat Pasar Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Sejumlah kendaraan yang terlibat Kecelakaan Bus itu terdiri dari bus pariwisata nahas, pikap, serta tiga kendaraan lain.
Akibatnya, enam orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan itu.
Dugaan sementara kecelakaan maut ini dikarenakan bus mengalami rem blong, sebagaimana dilansir Tribun Jogja.
"Jejak rem tidak ada, dugaan sementara rem blong dan sopir mengantuk," kata Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, Sabtu.
Kecelakaan maut itu bermula, bus pariwisata dengan nomor polisi N 7944 US melaju dari arah Temanggung menuju Wonosobo.
Bus yang mengangkut 37 orang ini melakukan perjalanan dari Probolinggo, Jawa Timur hendak berlibur ke Dieng.
Saat mendekati lokasi kejadian dengan kontur jalan lurus menurun, rem bus diduga tidak berfungsi sehingga kendaraan tidak bisa dikendalikan.
Bus lalu membentur pikap yang melaju searah di depannya.
Setelah berbenturan, kedua kendaraan itu tetap melaju dan menabrak mobil Innova, Grand Livina, dan pikap lain di depannya.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan itu baru berhenti setelah menabrak tugu.
Kondisi Jalan
Melansir Tribun Jogja, jalan yang menjadi lokasi kejadian memang rawan kecelakaan.
Apalagi bagi sopir-sopir yang belum menguasai medan jalan di daerah tersebut.
Pasalnya, kondisi jalan terus menurun.
Dari siaran langsung Kompas TV, kondisi jalan di lokasi kejadian menurun dan rawan untuk kendaraan berat.
Jalan turunan itu cukup panjang dan berakhir di Kecamatan Kretek, lokasi kecelakaan maut.
Sebenarnya pada jalan turunan panjang itu sudah ada jalur penyelamat jika ada kendaraan mengalami rem blong.
Namun, umumnya, kendaraan berat itu mengalami kecelakaan setelah lokasi jalur penyelamat.
Identitas Korban Tewas
Dilansir Tribunnews.com, berikut identitas keenam korban tewas akibat kecelakaan tersebut:
1. Pengemudi Mitsubishi L300, Supono (data belum lengkap), mengalami luka terbuka di RS PKU Muhammadiyah Kabupaten Wonosobo.
2. Nur Suwarto (data belum lengkap), mengalami luka terbuka kepala di RS PKU Muhammadiyah.
3. Ponijan (data belum lengkap), mengalami luka terbuka kepala di RS PKU Muhammadiyah.
4. Andi Bahtiyar (20) warga Kelurahan Tlogowungu, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Wonosobo, mengalami luka terbuka kepala di RS PKU Muhammadiyah.
5. Yuliyani (33) warga Kelurahan Tlogowungu, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Wonosobo, mengalami luka terbuka kepala di RS PKU Muhammadiyah.
6. Dita (data belum lengkap), mengalami luka terbuka kepala di RS PKU Muhammadiyah.
Sementara dua korban lainnya yang mengalami luka-luka:
1. Penumpang Mitsubishi L300 Pikap AA 8948 YF, Muhammad Ainun Zaki, mengalami lecet pada kaki kanan, memar kepala, sadar dirawat di RS PKU Muhammadiyah.
2. Penumpang bus pariwisata N 7944 US, Galih Setiawan (36) warga Kelurahan Mayangan, Kecamatan Jati, Kota Probolinggo, luka terbuka kepala, dirawat di RS PKU Muhammadiyah.
Kecelakaan Bus di Jalintim Sumatera
Bus Damri tujuan KTM Mesuji Timur - Unit II Tulangbawang, Lampung mengalami kecelakaan di Jalintim Sumatera KM 179 Mesuji, Senin (27/6/2022) sekitar pukul 12.00 WIB.
Akibat kecelakaan di Jalintim, Mesuji, Lampung tersebut tak menimbulkan korban jiwa.
Hal tersebut dikatakan oleh warga sekitar Sopan, menurutnya belasan penumpang yang ada di Bus Damri selamat dalam kecelakaan tersebut.
"Ada belasan penumpang yang di Bus Damri, tapi tidak sampai menimbulkan korban jiwa," ujarnya.
Ia menjelaskan para penumpang dan juga sopir akibat kecelakaan tersebut hanya mengalami luka ringan.

Foto : Ilustrasi kecelakaan. (Istimewa/Tribun Manado)
Sehingga beberapa penumpang dan sopir sampai dilarikan ke rumah sakit terdekat.
"Untuk penumpang luka ringan dan mungkin sopir nya saja yang agak parah tangannya luka. Cuman ya masih kategori luka ringan," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, telah terjadi kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Km 179, Register 45 Mesuji, Senin (27/6/2022).
Yang mengakibatkan satu Bus Damri Tujuan KTM-Unit II Tulangbawang terguling.
Menurut warga sekitar Sopan, satu Bus Damri tersebut terguling akibat kecelakaan tunggal.
"Jadi Bus sendiri terguling akibat kecelakaan tunggal, karena terlalu membanting setir hingga terguling," ujarnya.
Ia menjelaskan akibat kecelakaan tersebut tak ada korban jiwa.
Hanya penumpang mengalami luka ringan dan dibawa ke Rumah Sakit terdekat.
(Tribunnews.com/TribunJogja.com / Tribunlampung.co.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kecelakaan-bus-yang-menabrak-truk-tronton-di-jalan-raya-kulonprogo-purworejo.jpg)