News

BBM Tercampur Air di NTT, Warga Kecewa hingga Viral di Media Sosial

BBM tercampur air terjadi di Nusa Tenggara Timur. Akibat kejadian tersebut, warga kecewa. Namun, pihak SPBU menyatakan siap bertanggung jawab.

Editor: Isvara Savitri
Tribun Manado/Sujarpin Dondo
Suasana di SPBU Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow atau Bolmong Sulawesi Utara Rabu 24 Agustus 2022. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Belum selesai kontroversi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), tangki penampung BBM justru tercampur air.

Hal ini terjadi di SPBU Roboaba, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (8/9/2022) sekitar pukul 10.00 Wita.

Ketika itu, masyarakat hendak mengisi BBM.

Warga yang mengetahui BBM bercampur air tersebut merasa kecewa kemudian mengambil video kemudian ada yang memposting ke media sosial hingga menjadi viral.

Warga juga melaporkan kejadian BBM bercampur air di Pertamina Roboaba tersebut ke Mapolres Sabu Raijua.

Jumat (9/9/2022), Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy, mengatakan setelah menerima laporan, pihak kepolisian Sabu Raijua langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

Baca juga: Belajar Potensi Sulawesi Utara Lewat Geologi, Inilah Pingkan Putri Mira Women in Geoscience Fields 

Baca juga: Polri Tuntaskan 2 Sidang Kode Etik Kasus Pembunuhan Brigadir J Hari Ini, Hadirkan 13 Saksi

Ariasandy menambahkan, kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa air tercampur BBM, kemudian menaruh garis polisi di tangki Pendam Pertamax Nomor 04 sekaligus memeriksa kondisi tangki Pendam Nomor 04 tersebut, serta berkoordinasi dengan Pengelola SPBU Roboaba bernama Muklis Albone terkait kasus tersebut.

Terkait tindak lanjut hari ini, pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap para korban, saksi-saksi, dan pengelola SPBU Roboaba, dan polisi juga memeriksa Kabag Perekonomian dan Perdagangan Setda Kabupaten Sabu Raijua.

Tangki Pendam No 04 Sempat diperbaiki

Akhirnya Terungkap Harga Jual BBM di Sejumlah Negara di Dunia, Hong Kong Termahal
Akhirnya Terungkap Harga Jual BBM di Sejumlah Negara di Dunia, Hong Kong Termahal (WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA)

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan dari para saksi terungkap bahwa tangki Pendam Pertamax No.04 sudah lama tidak digunakan karena dinamo pompa mengalami kerusakaan akibat badai seroja.

Kemudian pada awal Agustus 2022, Pihak SPBU Roboaba telah melakukan perbaikan pada bagian kelistrikan dan dinamo pada tangki Pendam Pertamax No.04 tersebut.

Setelah perbaikan, tangki Pendam No.04 tersebut kembali digunakan untuk menampung sebanyak 30 Kilo Liter Pertamax.

Baca juga: Cewek Manado Jieanlee Putri Weol Jiean Ungkap Rencana Lanjut S2 dan Jadi Dosen

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Sabtu 10 September 2022, BMKG: Waspada Hujan Lebat Serta Angin Kencang

Pada Kamis 8 September 2022, tangki Pendam No.04 telah menjual sebanyak 129 liter pertamax kepada masyarakat, kemudian mendapat komplain bahwa Pertamax yang dijual tersebut tercampur air.

Siap Bertanggungjawab

Menyikapi kejadian tersebut, SPBU Roboaba telah menerima komplain dari masyarakat yang mengaku kendaraannya rusak setelah mengisi Pertamax bercampur air.

BBM di SPBU Kota Manado, Sulawesi Utara.
BBM di SPBU Kota Manado, Sulawesi Utara. (tribunmanado.co.id/Nielton Durado)

Jumlah kendaraan milik masyarakat yang rusak akibat Pertamax bercampur air sebanyak 10 unit sepeda motor dan satu unit kendaraan roda empat," jelas Ariasandy.

komplain tersebut, pihak SPBU bersedia bertanggungjawab terhadap biaya perbaikan kerusakan kendaraan milik warga yang terlanjur mengisi Pertamax bercampur air.

Baca juga: Polres Minahasa Bekuk Pelaku Perdagangan Gadis Dibawah Umur, Diduga Jadi Pelayan Cafe di Manado

Baca juga: Ferdy Sambo Sempat Berikan Uang ke Bripka RR Beberapa Hari Usai Brigadir J Tewas, Alasannya Jaga Ibu

Selama penanganan kasus tersebut, SPBU Roboaba tidak beroperasi melakukan penjualan BBM untuk sementara waktu.(*)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved