Minsel Sulawesi Utara

Perusahaan Daerah Cita Waya Esa Bakal Tata Kembali Pasar Berdikari Tumpaan Minsel Sulawesi Utara

Perusahaan Daerah Cita Waya Esa (CWE) selaku pengelola pasar di Minahasa Selatan akan melakukan penataan kembali pasar

Penulis: Manuel Mamoto | Editor: Chintya Rantung
tribunmanado.co.id/Manuel Mamoto
Kondisi bangunan pasar rakyat di pasar Berdikari Tumpaan, Minsel, Sulawesi Utara, kosong dan kotor 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perusahaan Daerah Cita Waya Esa (CWE) selaku pengelola pasar di Minahasa Selatan akan melakukan penataan kembali pasar Berdikari Tumpaan.

Hal ini dikatakan Direktur Operasional PD.CWE Meyvo Rumengan kepada Tribun Manado, Kamis (8/9/2022).

"Kondisi bangunan pasar di pasar Berdikari Tumpaan saat ini kosong karena sudah ditinggalkan para pedagang. Kami akan melakukan penataan kembali agar para pedagang kembali menempati lapak mereka," ujar Meyvo.

Dia juga bilang kalau pihaknya sudah beberapa kali melakukan tindakan tegas agar pedagang berjualan dilapak yang sudah diberikan pemerintah.

"Sudah beberapa kali kami berusaha memasukan kembali pedagang untuk berjualan dilapak yang sudah disediakan.

Tapi paling lama satu Minggu, mereka kembali jualan diluar dengan alasan selalu merugi, Sepi pembeli kalau didalam bangunan," kata Meyvo.

Kesempatan terpisah Benny Rompas mantan kepala pasar Amurang mengatakan bahwa saat pembangunan pasar dilakukan dia sudah mengusulkan agar membuat bangunan yang terbuka.

"Waktu itu saya sampaikan pada dinas pasar agar membuat bangunan pasar tipe gudang, bukan bangunan tertutup karena baik pedagang maupun penjual pasti tidak akan nyaman. Apalagi pada saat itu masa pandemi Covid 19.

Sangat disayangkan usulan tidak diterima dengan alasan mereka harus membangun sesuai dengan gambar yang sudah ada," kata Benny.

Bangunan pasar rakyat yang berlokasi di pasar Berdikari Tumpaan, desa Tumpaan baru, kecamatan Tumpaan sudah beberapa bulan kosong ditinggalkan para pedagang.

Padahal bangunan pasar rakyat dan gudang nonsistem semi gudang itu dibangun dengan menggunakan Dana Tugas Pembantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2020, dengan nilai kontrak sejumlah 3,625 miliar.

Pembangunan tersebut dilaksanakan selama 120 hari kalender, dengan luas bangunan 684 meter persegi, yang terdiri dari 96 unit lapak dan 10 unit kios.

Bangunan pasar tersebut diresmikan oleh Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.

Baca juga: Gempa Terkini Sore Ini Kamis 8 September 2022, Baru Saja Guncang Jatim, Ini Info BMKG Magnitudonya

Baca juga: Harga Terbaru dan Spesifikasi Samsung A33-A53 Oppo A57-A54, Paling Diburu di X Cell Grup itCenter

 

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved