Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Akhirnya Terungkap Ferdy Sambo Tes Lie Detector Hari Ini, Segini Tingkat Akurasinya

Akhirnya terungkap Ferdy Sambo akan uji kebohongan atau lie detector soal kasus kematian Brigadir J pada hari ini.

Tribun Sultra
Akhirnya Terungkap Ferdy Sambo Tes Lie Detector Hari Ini, Segini Tingkat Akurasinya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya terungkap Ferdy Sambo akan uji kebohongan atau lie detector soal kasus kematian Brigadir J pada hari ini.

Hal Ini disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Diketahui sebelumnya, Brigadir J tewas diduga ditembak oleh sesama anggota polisi Bharada E di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo pada Jumat 8 Juli 2022 lalu.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Ada Sosok Penyidik yang Takut Berhadapan dengan Ferdy Sambo, Punya Power Besar?

Baca juga: Akhirnya Skenario Terbongkar Setelah Bohongi Kapolri, Ferdy Sambo: Namanya Juga Mencoba Bertahan

Baca juga: Akhirnya Terungkap Kapolri Perintahkan Usut Dugaan Kasus Konsorsium 303: Usut ke Atas, Saya Tak Ragu

Foto: Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo atau Irjen FS menjalani adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). (TRIBUNNEWS/JEPRIMA)

Kepolisian RI mengungkapkan Irjen Ferdy Sambo direncanakan melaksanakan uji kebohongan atau lie detector terkait kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J pada Kamis (8/9/2022) hari ini.

Tes uji kebohongan atau lie detector Ferdy Sambo terkait kasus kematian Brigadir J dilakukan di Sentul.

"Ya, betul (Ferdy Sambo uji lie detector hari ini)," kata Dedi saat dikonfirmasi, Kamis (8/9/2022).

Dedi menuturkan bahwa nantinya proses lie detector terhadap Ferdy Sambo bakal dilaksanakan di laboratorium forensik (labfor) di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

"Tes lie detector FS di Labfor Sentul," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, lie detector atau alat polygraph Polri disorot karena dipakai dalam pemeriksaan di kasus Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Namun, spekulasi liar di media sosial dibantah oleh pihak kepolisian.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan bahwa lie detector atau alat polygraph miliknya merupakan alat canggih lantaran impor dari Amerika Serikat.

Bahkan, tingkat akurasinya pun mencapai di atas 90 persen.

"Alat polygraph yang digunakan oleh kita ini semuanya sudah terverifikasi dan alat polygraph dunia.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved