Minsel Sulawesi Utara

Pedagang Tinggalkan Bangunan Pasar Berdikari Tumpaan Minsel Sulawesi Utara

Pedagang Tinggalkan Bangunan Pasar Berdikari Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Sulawesi Utara.

Penulis: Manuel Mamoto | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Manuel Mamoto
Kondisi bangunan pasar rakyat di pasar Berdikari Tumpaan, Minsel, Sulawesi Utara, kosong dan kotor 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Bangunan gedung pasar rakyat di lokasi pasar Berdikari Tumpaan sudah beberapa bulan ini ditinggalkan pedagang. 

Dari pantauan Tribun Manado, Rabu (7/9/2022) kondisi bangunan pasar rakyat di desa Tumpaan Baru, kecamatan Tumpaan, Minsel, Sulawesi Utara, sudah kosong dan kotor. 

Alasan para pedagang meninggalkan lapak dibangunan tersebut karena mengalami kerugian. 

"Sejak jualan didalam pasar kami sering merugi, banyak ikan yang rusak karena tidak laku.

Belum lagi ukuran lapak yang kecil dan lantai yang licin sehingga pembeli merasa tidak nyaman belanja disini, " Ujar Sherli salah satu pedagang ikan di pasar Tumpaan. 

Sherli mengaku lebih mendapatkan keuntungan berjualan diluar pasar. 

"Kalau diluar bangunan pasar kami bisa mendapat keuntungan karena banyak pembeli yang tidak mau masuk kedalam. Belum lagi stok ikan kami sering hilang waktu didalam, " kata Sherli. 

Senada dengan Sherli, Meske pedagang sayuran juga mengaku sering merugi karena banyak sayuran yang busuk. 

"Sayuran sering busuk karena tidak ada lagi pembeli yang mau belanja didalam gedung, semua hanya mau belanja diluar apalagi masa pandemi covid ini, " ujar Meske. 

Sementara itu, kepala pasar berdikari Tumpaan Hengky Tumiwa mengatakan pihaknya akan berusaha kembali memasukan pedagang kedalam pasar. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved