Bursa Capres

Pakar Politik BRIN Contohkan Airlangga Hartarto, Sebut Popularitas dan Elektabilitas Mainan Survei

Bagaimana sebenarnya figur yang cocok melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo di tahun 2024.

Editor: Aswin_Lumintang
net
Siti Zuhro 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Bagaimana sebenarnya figur yang cocok melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo di tahun 2024. Hal ini menjadi pembahasan yang serius, karena terkait kelanjutan kepemimpinan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berbagai lembaga survei terus meng-update hasil surveinya setiap dua atau tiga bulan. Namun, banyak juga yang menyebutkan bahwa parameter pemimpin Indonesia ke depan bukan hanya hasil survei. Melainkan harus dilihat dari berbagai aspek.

Pakar politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro mengatakan, calon presiden yang memiliki rekam jejak dan kompetensi adalah kriteria utama untuk Pemilu 2024.

Airlangga Hartarto Capres 2024.
Airlangga Hartarto Capres 2024. (Humas Golkar)

“Saya termasuk yang mengutamakan calon yang betul-betul ditelisik tentang kompetensi, kapasitas dan integritas, ketimbang hanya dijejelin terus dengan istilah popularitas dan tingkat elektabilitas. Itu mainan lembaga survey,“ kata Zuhro, Selasa (6/9/2022).

Calon presiden yang beredar saat ini, harus dilihat latar belakang, kiprahnya, visi dan misinya untuk kesejahteraan bangsa indonesia ke depan.

“Ada tidak track record, ada tidak riwayat hidup. Jangan sampai silang sengkarut di publik, itu selesai di paparan partai yang mengusung," ucap Zuhro.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey Kagumi Sosok Pahlawan Robert Wolter Mongisidi

Baca juga: Jenderal Bintang Tiga Nilai Komnas HAM Janggal karena Sebut Ada Dugaan Pelecehan, Buat Heboh

Salah satu sosok yang dianggap terus bekerja adalah Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Airlangga adalah calon presiden dari Partai Golkar. 

"Kalau sudah dipastikan dari Golkar bahwa Ketum Airlangga yang akan dicalonkan, pastinya secara internal sudah selesai. Tinggal sekarang apakah bisa mulai memasarkan Pak Airlangga, dan mesin mesinnya sudah sampai ke level grassroot,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin. Citra positif Airlangga Hartarto di mata publik sebagai pemimpin yang mengutamakan kepentingan rakyat akan terbangun.

"Itu tentu akan membangun citra positif di mata publik. Karena rakyat akan menganggap bahwa apa yang dilakukan Airlangga tidak untuk kepentingan partai dan pribadi, tapi kepentingan rakyat," ungkapnya.

Ujang menilai klaim seperti boleh-boleh saja, karena nantinya akan diuji oleh waktu. 

"Nanti akan diuji apakah seperti itu atau tidak? Semua ini akan diuji oleh waktu," ucapnya.

Ujang menjelaskan keuntungan dan kerugian dalam pola kerja Airlangga Hartarto yang dinilai lebih mencintai kerja Menko Perekonomian dari pada kerja sebagai sebagai Ketum Golkar.

"Kelebihannya ya akan dinilai positif oleh publik, karena mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, membantu presiden untuk menyelesaikan janji-janji kampanye presiden. Itu bagus. Kekurangannya tentu partai tidak terurus, tidak fokus mengurus partai. Artinya urus partai sampai jalan, tapi di partai ada pimpinan lain yang bisa mengurusi kerja-kerja ketua umum," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pakar Politik BRIN Sebut Kinerja Mumpuni Lebih Baik daripada Modal Elektabilitas Capres 2024, https://www.tribunnews.com/nasional/2022/09/07/pakar-politik-brin-sebut-kinerja-mumpuni-lebih-baik-daripada-modal-elektabilitas-capres-2024.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved