Brigadir J Tewas

Saor Siagian Kecewa, Sebut Mengerikan Isu Dugaan Pelecehan Kembali Dibuka, Ponsel Brigadir J Dimana?

Komnas HAM dan Komnas Perempuan menerbitkan rekomendasi. Satu diantaranya memuat agar dugaan pelecehan pada Putri kembali disidik.

Editor: Tirza Ponto
Kolase Tribun Manado/KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO/Tangkapan Layar Kompas TV
Saor Siagian Kecewa, Sebut Mengerikan Isu Dugaan Pelecehan Kembali Dibuka, Ponsel Brigadir J Dimana? 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pembunuhan Brigadir Yosua alias Brigadir J terus diusut pihak berwajib.

Terbaru, publik kembali dihebohkan dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi kembali mencuat.

Padahal sebelumnya kasus dugaan pelecehan seksual telah dihentikan pengusutannya oleh tim penyidik karena dinilai tidak ditemukannya unsur pidana.

Baca juga: LPSK Cium Kejanggalan Kasus Dugaan Pelecehan yang Dialami Putri, Komnas HAM: Urus Saja Bharada E

Anggota Tim Advokasi untuk Hukum dan Keadilan (TAMPAK) Saor Siagian
Anggota Tim Advokasi untuk Hukum dan Keadilan (TAMPAK) Saor Siagian di Kompas Petang, Senin (25/7/2022).

Saor Siagian Insiator Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (TAMPAK) kecewa dengan dugaan pelecehan seksual yang dibuka kembali oleh Komnas HAM dan Komnas Perempuan.

Menurut Saor, tudingan tersebut dinilai mengerikan karena dijatuhkan pada orang yang sudah meninggal.

Sebagai informasi, Komnas HAM dan Komnas Perempuan menyelesaikan keterlibatan mereka pada kasus Brigadir J dengan menerbitkan rekomendasi.

Rekomendasi yang diserahkan pada Timsus itu satu diantaranya memuat agar dugaan pelecehan pada Putri di Magelang, Jawa Tengah kembali disidik.

Pasalnya, berdasar pengakuan Putri, kedua lembaga itu meyakini adanya dugaan kuat Brigadir J melakukan rudapaksa.

Menanggapi hal tersebut, Saor mengaku kecewa lantaran Komnas Perempuan mengeluarkan tuduhan yang begitu menyakitkan.

Padahal, pihak penyidik sebelumnya sudah menutup kasus ini dan menyatakannya sebagai rekayasa untuk menghalangi pengungkapan kasus.

"Menurut saya ini tuduhan yang mengerikan," kata Saor dikutip kanal YouTube tvOneNews, Senin (5/9/2022).

"TAMPAK sangat kecewa karena apa yang telah di SP3 oleh penyidik malah (dibuka kembali-red) oleh Komnas Perempuan."

Saor kemudian menyinggung pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuka masalah tersebut secara terang benderang.

Satu hal yang disorotinya adalah keberadaan ponsel Brigadir J yang sampai sekarang belum ditemukan.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved