Bitung Sulawesi Utara

Kota Bitung Sulawesi Utara Tidak Aman, Ini Kata Kapolres dan Kaban Kesbangpol

Kota Bitung Sulawesi Utara (sULUT) Tidak Aman, Ini Kata Kapolres AKBP Alam Kusuma dan Kaban Kesbangpol.

tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere.
Kapolres Bitung Sulawesi Utara AKBP Alam Kusuma dan Kaban Kesbangpol Kota Bitung Oktavianus Tumundo. 

Karena jika sudah mabuk, dikuatirkan akan melakukan tindakkan diluar kesadaran yang berujung pada kriminalitas atau tindak pidana.

Terkait dengan peristiwa tindak pidana menggunakan senjata tajam jenis panah wayer dan pisau badik, yang menyebabkan laki-laki asal Desa Watudambo mengalami luka, pelakunya masih di cari.

Terpisah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bitung Oktafianus Tumundo saat dikonfirmasi tidak menampik soal situasi mencekam akhir-akhir ini.

Tumundo bilang, dalam diskusi di Ruang Sepakat bersama Wali Kota Bitung dan Wakil Walikota Bitung, Maurits Mantiri – Hengky Honandar, hari Senin (5/9/2022) persoalan kamtibmas menjadi salah satu pembahasan.

“Intinya, situasi kamtibmas di akhir-akhir ini tidak lepas dari pantauan Kesbangpol. Artinya, pemetaan konflik di lapangan terus kita lakukan,” kata Oktavianus Tumundo.

Dia menjelaskan persoalan Kamtibmas itu multi pihak, bukan hanya Kesbangpol.

Sebelumnya, kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma sudah pada Rabu (31/8/2022) sempat menyikapi maraknya kasus pembunuhan, di Kota Bitung.

Menurut Kapolres, pembinaan-pembinaan anak muda di kegiatan Saka Bhayangkara, Babinkamtibmas, anggota Polsek dan Binmas turun ke sekolah melakukan himbauan adalah bagian pencegahan.

“Kami kuatir dengan pergaulan anak muda sekarang, dengan pengaruh apalagi melihat konten-konten di Youtube dan lainnya yang berbau kekerasan akan mempengaruhi psikis dan karakter anak muda.

Melakukan kekerasan seperti hal biasa tidak takut apalagi kuatir,” kata Kapolres Bitung saat jumpa perss dengan wartawan Kota Bitung, Rabu (31/8/2022).

Dalam jumpa perss itu, Kapolres dan jajarannya menyampaikan pengungkapan kasus pembunuhan atau menghilangkan nyawa orang yang dilakukan oleh tiga orang tersangka laki-laki yang masih di bawah umur.

Yakni LL, HT dan EW.

EW dalam kasus ini, bertugas membawa kendaraan jenis metik dan berjaga di luar rumah sambil memegang batu.

Menurut Kapolres Bitung, kasus pembunuhan di Kota Bitung patut disikapi bersama tak hanya tugas kepolisian, melainkan bantuan dari para wartawan membantu berikan sosialisasi dan instansi di kota Bitung.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved