Minut Sulawesi Utara

BRI Menanam di Likupang Sulawesi Utara, Bupati Joune Ganda: Tanam dan Rawat untuk Anak Cucu Kita 

BRI Regional Manado mengadakan kegiatan menanam 1.250 pohon di KEK Likupang, Minahasa Utara. Kegiatan tersebut sebagai upaya menjaga bumi.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Regional CEO BRI Manado, Lutfi Iskandar (kiri) menyerahkan bibit pohon avokad kepada Bupati Minut, Joune Ganda saat kegiatan BRI Menanam di Desa Palaes, Likupang Barat, Minut, Senin (05/08/2022). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINUT - Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda berterima kasih kepada BRI Regional Manado yang memusatkan gerakan BRI Menanam di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang, Minahasa Utara, Sulawesi Utara

Sebanyak 1.250 anakan pohon buah, kayu, dan bakau ditanam di tiga desa penyangga KEK, yakni Palaes, Bulutui, dan Marinsow, Senin (5/9/2022). 

Joune mengatakan, pengurangan emisi karbon harus dilakukan semua pihak untuk menjaga bumi. 

"Kita melihat, di mana-mana ada badai panas. Amerika Serikat mengalami musim panas tak biasa saat ini. Suhu sampai 40 derajat," katanya. 

Perubahan iklim menjadi penyebabnya.

Suhu bumi naik seiring tingginya emisi karbon (efek rumah kaca). 

Baca juga: Kenaikan Harga BBM Pukul Driver Online Manado Sulawesi Utara, Paling Menderita Pengemudi Wanita

Baca juga: Nasib Bojes AFI, Dulu Populer di Ajang Pencarian Bakat, Kini Banting Setir Jadi Penjual Kopi

"Salah satu upaya mengendalikannya dengan menanam pohon yang menghasilkan oksigen yang kita butuhkan," katanya. 

Joune mengajak masyarakat dan pemerintah desa agar merawat pohon yang ditanam. 

"Menanam itu penting tapi merawat sampai tumbuh itu keharusan. Jangan setelah ini dibiarkan," katanya.

Lutfi Iskandar (kiri) menyerahkan bibit pohon advokad kepada Bupati Minut
Regional CEO BRI Manado, Lutfi Iskandar (kiri) menyerahkan bibit pohon advokad kepada Bupati Minut, Joune Ganda saat kegiatan BRI Menanam di Desa Palaes, Likupang Barat, Minut, Senin (05/08/2022).

Apalagi, Joune bilang, BRI menyumbangkan bibit pohon produktif seperti buah-buahan dan kayu. 

"Nantinya ada manfaat ekonomi yang bisa bapak ibu peroleh jika tanaman ini dirawat. Avokad harganya lumayan mahal di pasar," jelasnya. 

Ia pun berharap masyarakat menjaga lingkungan.

Baca juga: Mulut Manis Putri Candrawathi ke Ibu Brigadir J, Dulu Janji Rawat, Nyatanya Dibunuh dengan Sadis

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pagi, 7 Orang Tewas, Sopir Ngantuk lalu Mobil Oleng Tabrak Belakang Truk

Selain menanam, memanfaatkan pekarangan, menjaga kebersihan. 

"Mari kita wariskan bumi ini kepada anak cucu kita," katanya mengajak.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved