Minsel Sulawesi Utara

Polisi Lakukan Gelar Perkara Khusus Kasus Penyerobotan Tanah di Batu Dinding Minsel Sulawesi Utara

Polres Minsel melakukan gelar Perkara atas adanya laporan penyerobotan tanah perkebunan di kawasan Batu Dinding di Kelurahan Buyungon

Penulis: Manuel Mamoto | Editor: Chintya Rantung
IST
Yakoba Mamangkey dan anaknya menunjukan sertifikat hak milik atas tanah di Batu dinding saat meninjau ke lokasi. 

TRIBUNMANADO. CO.ID - Polres Minsel melakukan gelar Perkara atas adanya laporan penyerobotan tanah perkebunan di kawasan Batu Dinding di Kelurahan Buyungon Kecamatan Amurang.

Menurut Kasat Reskrim Polres Minsel Iptu Lesly Deiby Lihawa, SH, M.Kn; Gelar perkara yang dilakukan pada hari, Selasa (30/8/2022) merupakan gelar perkara khusus.

"Pada gelar perkara khusus untuk Kasus penyerobotan tanah di batu dinding kami menghadirkan pelapor dan terlapor. Kami mendengarka penyampaian dari kedua pihak dan mendapati bahwa keduanya sama-sama memiliki dokumen negara yang menyatakan kepemilikan atas tanah itu.

Untuk melanjutkan perkara ini mereka harus melakukan uji materil dulu di PTUN siapa yang nantinya berhak atas tanah tersebut apakah yang punya sertifikat atau yang punya AJB, " ujar Kasat Reskrim, Rabu (31/8/2022).

Kasat Reskrim menegaskan kalau saat ini polisi telah melakukan polce line di lokasi yang saat ini tengah dalam sengketa.

"Kami sudah tegaskan untuk tidak ada kegiatan proyek dulu di lokasi tersebut sampai ada hasil keputusan dari PTUN, " tegas Kasat reskrim.

Dari informasi yang berhasil dirangkum Tribun Manado diketahui bahwa Yakoba Mamangkey memiliki sertifikat hak milik yang sah dikeluarkan oleh BPN atas tanah perkebunan Weleam Pisok di batu dinding kelurahan Buyungon dengan luas 37.845 meter⊃2;.

Berdasarkan sertifikat hak milik SHM Nomor 00701 tersebut Yakoba Mamangkey dan keluarga melakukan gugatan atas pengerjaan proyek yang sedang dilakukan dilokasi tersebut dengan membuat laporan penyerobotan tanah ke Polres Minsel.

Stevi Wongkar selaku penanggung jawab proyek di Batu dinding mengaku memiliki AJB atas lahan dilokasi yang sama yang dibelinya dari empat keluarga yang dari dulu sudah menduduki dan menguasai tanah tersebut dengan memiliki surat -surat kepemilikan dari kelurahan Buyungon.

Stevi yang juga perwakilan dari pihak investor mempertanyakan keabsahan sertifikat yang dimiliki Yakoba Mamangkey sehingga pihaknya mengajukan persoalan tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). (Isak)

Baca juga: BREAKING NEWS, Kabur ke Boltim, Pelaku Curanmor Asal Pandu Ditembak Polisi Manado

Baca juga: Akhirnya Terungkap Penyebab Rizky Febian Habis Kesabaran dan Ingin Penjarakan Ayah Tirinya Teddy

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved