Tomohon Sulawesi Utara
Soal Rolling dan Pelantikan Pejabat Eselon II Pemkot Tomohon Sulawesi Utara, Ini Kata Mono Turang
Kata Mono Turang Soal Rolling dan Pelantikan Pejabat Eselon II Pemkot Tomohon Sulawesi Utara.
Penulis: Hesly Marentek | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar rolling di lingkup jabatan eselon II Pemerintah Kota Tomohon terus berhembus belakangan.
Bahkan Sekretaris Kota Tomohon Edwin Roring belum lama, seakan memberikan signal bahwa akan ada rolling atau pelantikan pejabat eselon II yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Terkait kabar rolling ini pun turut mendapat tanggapan dari Anggota DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang.
Ketika diwawancarai tribun manado Politisi yang terkenal vocal ini menyebut sudah seharusnya rolling pejabat segera dilakukan.
"Lebih cepat lebih baik. Sebaiknya sudah harus segera dilaksanakan," kata Mono disela memberikan sosialiasi Perda Kota Tomohon nomor 1 Tahun 2022 tentang rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup tahun 2021-2051 kepada masyarakat Tomohon Selatan, Rabu (31/8/2022).
Menurut Anggota Komisi I DPRD Tomohon ini bahwa alasan pelaksanaan rolling dan pelantikan pejabat eselon II sudah harus segera dilakukan.
Dikarenakan ada beberapa agenda penting yang akan dilaksanakan.
Mulai dari KUA PPAS APBD 2023, KUA PPAS APBD Perubahan dan Pembahasan Ranperda itu sendiri.
"Ada tiga agenda penting. Seperti saat ini sudah mulai pembahasan KUA PPAS APBD 2023. Lalu akan membahas APBD perubahan.
Kemudian lanjut bahas Pembahasan Ranperda APBD itu sendiri," sebutnya.
"Sogya saya pelaksanaan rolling atau pelantikan baiknya digelar lebih cepat," tambah Mono.
Selain itu, dikatakannya saat ini ada beberapa jabatan terutama di level eselon II yang dirangkap.
"Sebaiknya jangan terlalu lama. Karena ada beberapa jabatan krusial yang hanya diisi Plt. Misalnya keasistenan, Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Kesehatan serta BKD.
Tujuannya agar sinergitas, artinya pejabat ikut membahas, melaksanakan kegiatan dan pertanggungjawaban nanti," tukas Jebolan Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta ini.
"Sudah tuntutan untuk mengisi pejabat Definitif agar jangan berdampak pada pembahasan anggaran," tandas Mono. (hem)
• Wali Kota Andrei Angouw Ingin Pasar Bersehati Manado Sulawesi Utara Jadi Tempat Belanja Favorit
• Kecelakaan Maut di Bekasi, Truk Tabrak Halte Tewaskan 10 Orang, Ada 30 Korban dan Banyak Murid SD