Manado Sulawesi Utara

Big Data Pemkot Manado Sulawesi Utara Muat Data Pemabuk, Pengguna Narkoba hingga Tukang Doger Anjing

Pemkot Manado coba meminimalisir aksi kriminal lewat big data.Aplikasi Manado Hub berisi data-data perilaku menyimpang warga.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
Arthur Rompis/Tribunmanado
Wali kota Manado Sulawesi Utara Andrei Angouw saat memimpin rakor 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi kriminalitas kian marak di Manado.

Kasus pembunuhan dan penikaman terjadi hampir tiap sehari selang beberapa pekan terakhir.

Pemkot Manado coba meminimalisir aksi kriminal lewat big data.

Aplikasi Manado Hub berisi data-data perilaku menyimpang warga.

Ada data pemabuk, warga yang mengkonsumsi narkoba hingga tukang doger anjing.

Sejumlah ketua lingkungan di Manado mengaku rutin mengisi data tersebut.

"Lengkap data kami tentang siapa pemabuk di lingkungan, tukang judi hingga tukang pencuri anjing," kata seorang ketua lingkungan di Perkamil yang enggan menyebut namanya Rabu (31/8/2022).

Menurut dia, data tersebut diambil menurut penilaian ketua lingkungan tersebut.

Penggunaannya bersifat rahasia dan menurut petunjuk atasan.

"Dengan begitu kami bisa mendeteksi kejadian kriminal yang terjadi," katanya.

Kaban BKPSDM Manado Donald Supit menyatakan, ada 2000 - an pemabuk yang terdata di Manado dalam aplikasi tersebut.

Walikota Manado Andrei Angouw mengatakan, data - data tersebut dapat dimanfaatkan dalam kaidah sinergi dengan aparat keamanan.

"Pemabuk juga kami data," katanya.

Menurut dia, ketua lingkungan harus tahu seluk beluk wilayahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved