Banjir Bandang

Terungkap Kondisi WNI di Pakistan, Usai Bencana Banjir Bandang Tewaskan 1000 Orang Lebih

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) lewat KBRI Islamabad dan KJRI Karachi mengabarkan kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Pakistan.

Editor: Tirza Ponto
Sumber: Fareed Khan/ Associated Press via Kompas.tv/ AFP
Ilustrasi. Sebuah mobil disetir melintasi banjir di Karachi, Pakistan, 11 Juli 2022. Per Sabtu (23/7/2022) - Terungkap Kondisi WNI di Pakistan, Usai Bencana Banjir Bandang Tewaskan 1000 Orang Lebih. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar duka datang dari negara Pakistan.

Banjir bandang akibat hujan lebat telah menyapu desa-desa dan berbagai wilayah di Pakistan.

2 provinsi di negara Pakistan mengalami bencana banjir bandang.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Foto Masa Lalu AKP Rita Yuliana, Tahi Lalat Jadi Sorotan, Sahabat Jawab Isu

Satu keluarga berjalan menerobos banjir yang terjadi setelah hujan deras mengguyur Jaffarabad, sebuah distrik di Provinsi Baluchistan, Pakistan pada Rabu, 24 Agustus 2022. Hujan telah memicu terjadinya banjir bandang dan menyebabkan kerusakan di banyak wilayah Pakistan sejak Juni.
Satu keluarga berjalan menerobos banjir yang terjadi setelah hujan deras mengguyur Jaffarabad, sebuah distrik di Provinsi Baluchistan, Pakistan pada Rabu, 24 Agustus 2022. Hujan telah memicu terjadinya banjir bandang dan menyebabkan kerusakan di banyak wilayah Pakistan sejak Juni. (Sumber: AP Photo/Zahid Hussain via Kompas.tv)

Adapun 2 provinsi di Pakistan dilanda banjir bandang itu adalah Provinsi Balochistan dan Khyber Pakhtunkhwa.

Menurut data National Disaster Management Authority (NDMA) Pakistan mencatat sekitar 1.000 orang tewas akibat banjir bandang itu.

Pemerintah Pakistan telah mengumumkan kondisi darurat di wilayah terdampak.

Lantas bagaimana kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Pakistan?

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) lewat KBRI Islamabad dan KJRI Karachi mengabarkan warga Indonesia (WNI) dalam keadaan selamat.

Perwakilan RI telah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan berkomunikasi dengan simpul komunitas Indonesia, hingga saat ini tidak terdapat WNI yang menjadi korban bencana banjir tersebut.

"Jumlah WNI di Pakistan tercatat berjumlah 1.267 dimana mayoritas bertempat tinggal di Islamabad, Lahore, Karachi, Rawalpindi, Sialkot, Gujrat dan Peshawar," ungkap Kemlu lewat pernyataan, Minggu (28/8/2022).

Baca juga: Sri Lanka Bangkrut, Menular ke Laos hingga Pakistan, Bagaimana dengan Indonesia?

Seorang pria (kanan) menggendong putrinya yang sakit di sepanjang jalan yang rusak akibat banjir setelah hujan lebat di daerah Madian di Lembah Swat utara Pakistan pada 27 Agustus 2022. Ribuan orang yang tinggal di dekat sungai yang banjir di utara Pakistan diperintahkan untuk mengungsi pada 27 Agustus saat jumlah korban tewas akibat hujan monsun yang menghancurkan mendekati 1.000 tanpa akhir yang terlihat.
Seorang pria (kanan) menggendong putrinya yang sakit di sepanjang jalan yang rusak akibat banjir setelah hujan lebat di daerah Madian di Lembah Swat utara Pakistan pada 27 Agustus 2022. Ribuan orang yang tinggal di dekat sungai yang banjir di utara Pakistan diperintahkan untuk mengungsi pada 27 Agustus saat jumlah korban tewas akibat hujan monsun yang menghancurkan mendekati 1.000 tanpa akhir yang terlihat. (AFP)

KBRI dan KJRI juga telah menyampaikan imbauan untuk selalu tanggap dan waspada.

WNI juga diminta untuk memantau informasi yang disampaikan National Disaster Management Authority (NDMA) dan Pakistan Meteorological Department (PMD).

Selain itu WNI juga diminta menunda perjalanan ke lokasi rawan bencana dan segera menghubungi otoritas setempat dan Perwakilan RI terdekat jika terjadi situasi darurat.

KBRI telah menyiapkan nomor Hotline KBRI Islamabad: +92 345 8571989 dan Hotline KJRI Karachi: +92 300 0340346

Artikel ini telah tayang di Tribunmedan.com

https://medan.tribunnews.com/2022/08/29/kabar-duka-banjir-bandang-tewaskan-1000-orang-di-pakistan-kemlu-ungkap-kondisi-wni?page=all

Sumber: TribunMedan.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved