RHK Senin 29 Agustus 2022
BACAAN ALKITAB - Ibrani 13:18-19 Berdoalah Terus
Penulis kitab Ibrani, tidak diketahui pasti. Ada yang menyebut Paulus karena dikaitkan dengan gaya penulisannya
Ibrani 13:18-19
TRIBUNMANADO.CO.ID - Penulis kitab Ibrani, tidak diketahui pasti. Ada yang menyebut Paulus karena dikaitkan dengan gaya penulisannya dan juga karena sapaan penulis kepada Timotius yang adalah anak rohaninya, tapi ada juga yang menyebut rasul yang lain. Kemungkinan salah satu di antara para rasul.
Penulis meminta jemaat Kristen di mana saja untuk mendoakan para pemimpin, juga mereka sebagai hamba Tuhan.
Diuraikan sebenarnya bahwa para pemimpin telah melakukan hal yang baik yang membangun dan mensejahterakan jemaat. Karena itu, selain patut ditaati dan diikuti, jemaat juga harus mendoakan mereka. Yang menarik, penulis Ibrani meminta jemaat juga mendoakan mereka.
Tidak hanya itu. Penulis juga menyebut dasar mengapa umat harus mendoakan mereka. Yakni karena penulis dan timnya yakin mereka hidup dengan hati nurani yang baik, dalam ketulusan dan ketaatan kepada Kristus, Sang Kepala Gereja, Tuhan Dunia.
Hal ini terjadi karena Penulis dan timnya dalam segala hal selalu melandasi segala sesuatu yang mereka lakukan dengan kebaikan. Mereka selalu menghendaki suatu kehidupan yang baik. Baik dalam kepemimpinannya, keteladanan maupun pelayanannya (Penginjilan).
Orang-orang yang sudah bekerja bahkan berkorban dan melayani jemaat harus selalu didukung dalam doa. Sebab mereka melakukan semuanya itu dalam sukacita dan kebahagiaan sempurna, karena mereka melakukan semuanya untuk jemaat dan bagi hormat serta kemuliaan nama Tuhan.
Pemimpin atau pelayan yang memiliki hati nurani yang baik, mereka selalu memikirkan kebaikan orang lain dan mengutamakan orang lain serta rela berkorban bagi sesamanya. Orang-orang demikian patut dihargai dan dihormati serta diikuti teladannya.
Jemaat harus selalu mendoakan mereka agar terus dimampukan oleh Tuhan melakukan tugas dan tanggungjawab kepemimpinannya dengan baik. Sebab mereka adalah pemimpin dan pelayan yang selalu melakukan yang baik dan menginginkan sesuatu yang baik terjadi atas jemaat atau umatnya.
Apalagi jika para pemimpin atau hamba Tuhan terpisah dari kita karena tugas dan tanggungjawab maupun pelayanan. Kita harus terus mendoakan mereka agar mereka selalu sehat dan diberkati oleh Tuhan dan segera pulang melanjutkan tugas kepemimpinan dan kepelayanan mereka.
Demikian firman Tuhan hari ini.
"Berdoalah terus untuk kami; sebab kami yakin, bahwa hati nurani kami adalah baik, karena di dalam segala hal kami menginginkan suatu hidup yang baik.
Dan secara khusus aku menasihatkan kamu, agar kamu melakukannya, supaya aku lebih lekas dikembalikan kepada kamu." (ay 18, 18)
Mendoakan pemimpin dan pelayan Tuhan haruslah menjadi kebiasaan kita. Sebab dengan demikian, mereka diberkati dan kita diberkati. Akhirnya kita semua sama-sama diberkati. Jika kita semua diberkati, maka nama Tuhan Yesus pasti diagungkan dan dimuliakan dalam segala hal.
Inilah yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita semua sebagai umat-Nya. Kalau kita saling mendoakan, maka berkat Tuhan akan mengalir seperti mata air dalam hidup kita dan takkan pernah berhenti. Seperti mata air kehidupan.
Jemaat mendoakan pemimpin dan pemimpin mendoakan jemaat. Lakukanlah itu. Sebab jika itu terjadi, maka Tuhan akan membuat semua yang kita kerjakan berhasil. Apapun juga yang kita kerjakan bersama, doakanlah dan, apapun yang kita doakan, kerjakanlah itu. Maka nantikanlah kasih karunia akan dianugerahkan-Nya bagi kita.
Ingatlah firman Tuhan. Bahwa: "doa orang benar, jika dengan yakin didoakan, besar kuasanya." Sebab doa mengandung kuasa. Karena doa adalah percakapan kita dengan Tuhan, di mana Tuhan Yesus pasti mendengar doa kita yang terus hidup setia dan taat pada-Nya.
Sebab hanya doa yang mampu mengubah kan segalanya. Karena doa adalah komunikasi kita dengan Tuhan. Tuhan itu maha kuasa tapi juga maha kasih. Maka jika kita terus berkomunikasi dengan Tuhan, apa saja yang kita minta pasti Tuhan mengabulkannya menurut cara dan kasih-Nya yang sudah pasti, yang terbaik dan indah pada waktunya.
Jangan jemu-jemu berdoa. Jangan berhenti berdoa. Setia dan taatlah sambil berdoa dan sabarlah menunggu jawaban Tuhan dalam kesetiaan. Tuhan pasti menganugerahkan yang terbaik bagi kita dan keluarga. Amin
DOA: Tuhan Yesus, ajarlah kami terus berdoa dan berdoa dalam ketaatan dan kesetiaan pada-Mu, dan kabulkanlah menurut kehendak-Mu, karena itulah yang terbaik bagi kami. Amin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-renungan-778.jpg)