Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Pasca Pembunuhan Brigadir J, Keinginan Kapolri Benahi Institusi Perlu Didukung

Diketahui sebelumnya kasus pembunuhan Brigadir J menyeret puluhan personel polisi.

Editor: Glendi Manengal
Tribunnews.com
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Diketahui sebelumnya kasus pembunuhan Brigadir J menyeret puluhan personel polisi.

Terkait hal tersebut Kapolri berkeinginan untuk benahi institusi.

Hingga ajak masyarakan agar mendukung upaya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga: Info Cuaca Ekstrem Jumat 26 Agustus 2022, Ini Daftar Wilayah Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

Baca juga: Kapolri Ungkap Hanya Dua Dugaan Motif Pembunuhan Brigadir J, Sedang Kami Dalami

Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Kolase Tribunnews.com)

Keinginan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membenahi institusi pasca tragedi pembunuhan Brigadir J perlu didukung semua pihak.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan berencana yang didalangi mantan Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo itu mengejutkan semua pihak, dan bisa menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga hukum tersebut.

“Kami mengajak masyarakat untuk mendukung upaya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang transparan dan profesional dalam penanganan kasus Irjen Ferdy Sambo,” kata Sekretaris Jenderal DPP Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (Perisai) Jojo pada Kamis (25/8/2022).

Jojo menilai, bahwa kerja Kapolri saat ini bukan hanya kasus Sambo, karena banyak pekerjaan rumah (PR) lain yang harus diselesaikan Listyo dengan semangat Presisi (prediktif, respnsibilitas dan transparansi berkeadilan).

“Karena itu kita harus objektif dan mendukung upaya penegakkan hukum yang sedang dijalankan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini banyak inovasi dan prestasi yang telah dicapai dalam pelayanan publik maupun penegakan hukum oleh Listyo. Inovasi dan prestasi itu di antaranya Aplikasi Propam Presisi (pengaduan etika Polri), dan Dumas Presisi (pengaduan umum), E-tilang, SIM Daring.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Kompas.com)

Kemudian membongkar kasus narkoba internasional, membongkar mafia tanah, mengungkap kasus pinjaman online ilegal, menggagalkan berbagai rencana aksi teror, dan penangkapan terhadap pelaku teror, serta penanganan Covid-19 dan upaya mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Jojo juga menanggapi usulan anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman terkait penonaktifan Listyo sebagai Kapolri. Hal ini imbas dari kasus Sambo yang menyita perhatian seluruh warga Indonesia.

“Usulan penonaktifan Kapolri sangat tidak obyektif, banyak inovasi dan prestasi dalam pencapaian Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama ini, harusnya DPR sebagai mitra profesional dalam penegakan hukum dengan prinsip checks and balances terus mendukung upaya Kapolri dalam memperbaiki institusi Polri,” jelasnya.(faf)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved