Sitaro Sulawesi Utara

FKUB dan Pemkab Sitaro Sulawesi Utara Didorong Lakukan Gebrakan Guna Meraih Harmoni Award

Dialog lintas agama digelar Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro)

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Vian Hermanses/tribunmanado.co.id
Suasana dialog lintas agama yang digelar FKUB Sitaro. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dialog lintas agama digelar Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Rabu (24/8/2022).

Dalam dialog tersebut, tampil beberapa narasumber di antaranya Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara, Basri.

Kesempatan itu, Basri mendorong agar FKUB bersama pemerintah daerah melakukan terobosan atau gebrakan yang menggarbarkan tingginya solidaritas antar umat beragama di Kabupaten Sitaro.

Dengan begitu, Basri menyebut pemerintah daerah dan FKUB Sitaro berpeluang untuk meraih penghargaan dalam upaya menguatkan kerukunan umat beragama atau Harmoni Award.

"Saya berharap Kabupaten Sitaro bisa mendapatkan Harmoni Award dengan melakukan sesuatu yang sifatnya mencerminkan tingginya nilai kerukunan antar umat beragama," kata Basri.

Menurut dia, Harmoni Award merupakan penghargaan yang diberikan Kementerian Agama Republik Indonesia bagi daerah kabupaten/kota.

Digambarkan tentang terobosan dimaksud seperti halnya bergotong-royong saling membantu dalam proses pembangunan rumah ibadah.

"Contohnya ketika membangun gereja, masjid, pura atau vihara lantas kita membantu saudara-saudara kita dalam proses pembangunan rumah ibadah tersebut," ujar Basri.

"Atau kemudian Tokoh Pemuda Lintas Agama bersatu padu membuat kegiatan-kegiatan sosial di masyarakat adalah bagian penting dalam melahirkan harmoni award," kuncinya.

Menanggapi dorongan tersebut, Sekretaris Daerah Denny Kondoj menyatakan hal tersebut menjadi satu tantangan bagi pemerintah daerah dan FKUB Sitaro.

"Kalau daerah lain bisa, mengapa kita tidak bisa. Apalagi yang dimaksud itu adalah sesuatu yang tidak sulit untuk kita wujudkan," kata Kondoj.

Seperti yang dituturkan pihak Kementerian Agama Sulawesi Utara terkait pembentukan wadah pemuda lintas agama guna melakukan sesuatu yang mencerminkan kerukunan antar umat beragama.

"Generasi muda tentunya memiliki energi yang besar untuk menopang program pemerintah maupun FKUB dalam rangka menciptakan sesuatu yang spektakuler dalam kaitan kerukunan antar umat beragama," ujar Kondoj. (HER)

Baca juga: Update Harga Sembako dan Bumbu Dapur di Manado Hari Ini Kamis 25 Agustus 2022

Baca juga: Akhirnya Terungkap Peran Brigjen Hendra pada Kasus Brigadir J, Hilangkan CCTV dan Larang Rekam Jasad

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved