Brigadir J Tewas

Berikut Ini Penjelasan Lengkap Kapolri Terkait Tewasnya Brigadir J, Ada Insiden di Magelang

Kapolri menyebut bahwa eks Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo tega melakukan pembunuhan berencana lantaran merasa emosi

Tribunnews.com
Berikut Ini Penjelasan Lengkap Kapolri Terkait Tewasnya Brigadir J, Ada Insiden di Magelang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini penjelasan lengkap Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terkait tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Rabu (24/8/2022) Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta jajarannya melakukan Rapat Dengar Pendapat(RDP) dengan Komisi III DPR.

Dalam rapat tersebut Kapolri menjelaskan mengenai pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Baca juga: Sosok Komjen Ahmad Dofiri, Pimpinan Sidang Etik Ferdy Sambo, Akpol 1989

Saat rapat tersebut Kapolri menyebut bahwa eks Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo tega melakukan pembunuhan berencana lantaran merasa emosi setelah mendapatkan informasi dari istrinya Putri Candrawathi alias PC.

"Motif saudara FS melakukan perbuatan tersebut karena yang bersangkutan marah dan emosi atas setelah mendengar laporan dari ibu PC," kata Kapolri, Rabu (24/8/2022).

Putri, kata Sigit, menceritakan suatu persitiwa yang dituding dilakukan Brigadir J di Magelang.

Insiden itu disebut telah mencederai harkat martabat keluarga Ferdy Sambo.

Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci terkait insiden tersebut. Nantinya, hal itu akan terbuka di persidangan.

"(Ferdy Sambo marah) dengan peristiwa terjadi di Magelang yang dianggap mencederai harkat martabat keluarga. Untuk lebih jelasnya akan diungkap di persidangan," kata Kapolri.

Menyusul peristiwa yang terjadi di Magelang, kemudian Irjen Pol Ferdy Sambo merancang pembunuhan Brigadir J di rumah pribadinya di Jalan Saguling, Jakarta Selatan.

"Peristiwa penembakan yang terjadi di Duren Tiga diduga dilakukan dengan perencanaan terlebih dahulu oleh saudara FS di rumah Saguling," ujar Kapolri.

Kapolri menjelaskan, istri Sambo, Putri Chandrawati, beserta Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E mengetahui rencana Sambo itu.

Selain itu, kata Sigit, Putri juga memberi kesempatan sehingga peristiwa penembakan oleh Bharada E ke Brigadir J terjadi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved