Brigadir J Tewas
Ternyata Susno Duadji Sempat Alami Ini Karena Bicara Pembunuhan Brigadir J, Ungkap Soal Polisi Liar
Sejumlah teror menghampiri eks Kabareskrim Polri Susno Duadji imbas kefrontalannya bicara soal kasus pembunuhan Brigadir J di rudis Ferdy Sambo.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pembunuhan Brigadir Nofriansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J kini jadi sorotan publik.
Sejumlah pihak menyoroti kasus pembunuhan Brigadir J ajudan Irjen Ferdy Sambo, tak terkecuali Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol (Purn) Susno Duadji.
Bakhan eks Kabareskrim Polri Susno Duadji cukup vokal menanggapi kasus pembunuhan Brigadir J.
Baca juga: Semua Hasil Autopsi Jenazah Brigadir J Sama, Taufan: Nama Dokter Forensik Harus Dipulihkan
Baca juga: Samuel Hutabarat Tak Menyesal Brigadir J Jadi Polisi Meski Akhirnya Tewas di Tangan Jenderal Polri
Sejak awal kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Susno Duadji kerap menuangkan tanggapannya.
Namun ternyata ada teror yang menghampiri keluarga Susno Duadji imbas kefrontalannya bicara soal kasus Ferdy Sambo.
Foto: Irjen Ferdy Sambo.
Susno Duadji berkali-kali tampil di berbagai media massa menjadi narasumber membahas kasus yang terjadi di di rumah dinas mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Irjen Ferdy Sambo itu.
Sejak awal dalam analisisnya, Susno Duadji sudah melihat ada banyak keganjilan dalam kasus penembakan Brigadir J.
Apalagi ketika Bharada Ricardo Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E ditetapkan menjadi tersangka, ia melihat ada ketidakadilan.
Lantaran itu pula ia mendesak agar kasus ini diusut tuntas seterang-terangnya.
Namun lantaran sikap vokalnya itu pula Susno Duadji sempat mendapat "teror" dari pihak-pihak yang tidak senang.
Bukan Susno Duadji langsung yang diteror, melainkan putrinya.
Usaha pertambangan milik putri Susno Duadji di Lahat, Sumatera Selatan, sempat didatangi oleh "polisi-polisi liar'' pada 16 Agustus 2022 lalu.
Susno menyebut mereka "polisi liar" lantaran mereka datang tanpa membawa surat tugas.
Teror yang dialami anaknya itu diceritakan Susno Duadji saat bertandang ke kantor redaksi kepada Tribunnews.com di kawasan Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (22/8/2022).