Minut Sulawesi Utara

Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Minut Sulawesi Utara Belum Ditangkap, Praktisi Hukum Tegaskan Ini

Dugaan pencabulan di Desa Dimembe, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, sejak Februari hingga kini belum ditangkap polisi

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Chintya Rantung
Ist
Praktisi Hukum asal Sulawesi Utara, Vebry Tri Haryadi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pencabulan pada anak sangat dilarang oleh undang-undang.

Hal itu sebagimana larangan kejahatan seksual berupa perbuatan cabul terhadap anak diatur dalam Pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Namun, sangat disayangkan dugaan pencabulan yang dilaporkan oleh keluarga di Desa Dimembe, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, sejak Februari hingga kini, Selasa (23/8/2022) terlapor belum ada yang ditangkap polisi.

DS keluarga korban menyebut hingga kini belum ada kejelasan dari polisi karena belum ada yang ditangkap.

Korban sudah meninggal beberapa waktu lalu karena sakit di bagian ginjal, namun berawal dari kejadian pencabulan tersebut.

"Sejak pencabulan tersebut korban sering bengong dan menghayal. Sehingga terkena penyakit dan sudah meninggal beberapa waktu lalu," ucap DS.

Menurutnya, awalnya korban mengaku kepada keluarga hanya satu pelaku, tetapi kepada penyidik ternyata korban mengaku ada empat orang.

Namun, disayangkannya hingga kini pelaku lainnya masih berkeliaran seperti biasa, tidak ada apa-apa.

Terkait hal itu Praktisi Hukum asal Sulawesi Utara, Vebry Tri Haryadi angkat bicara.

Baginya, menyangkut kekerasan seksual terhadap anak sudah diatur oleh undang-undang tentang perlindungan anak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved