Bitung Sulawesi Utara

Sejumlah Warga Kota Bitung Sulawesi Utara Keluhkan Harga Telur Ayam Naik

Pedagang dan dan pembeli telur ayam, mengeluhkan harga telur ‘berdiri tegak’ alias naik.

Christian Wayongkere/Tribun Manado
Pedagang telur ayam di pasar di Kota Bitung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Pedagang dan dan pembeli telur ayam, mengeluhkan harga telur ‘berdiri tegak’ alias naik.

Sebagaimana amatan dan keterangan pedagang dan warga di Pasar Tradisional Girian, harga telur yang ‘berdiri tegak’ sudah hampir dua pekan.

“Sekarang harganya naik Rp 59 ribu per 1 baki isi 30 butir. Baik delapan ribu,” kata Emer seorang warga perempuan yang sedang membeli telur ayam di pasar Tradisional di Girian, Selasa (23/8/2022).

Menurut Emer warga Kecamatan Matuari, sebaki telur yang di beli untuk kebutuhan sehari-hari di rumah.

Biasanya satu baki itu, untuk dua minggu. Dalam sebulan bisa satu sampai dua kali membeli sebaki telur ayam.

Warga lainnya, Ustin dari Kecamatan Matuari tetap membeli telur ayam meskipun harganya naik.

Kata dia, itu dilakukan karena telur yang dia beli sebanyak dua baki untuk kebutuhan di jual kembali di warung.

“Yang harga rp 2.000 per butir awalnya hanya rp 1,900 per butir,” tambahnya.

Meski naik, dibeberapa pedagang stok atau ketersediaan telur ayam masih ada.(crz)

Baca juga: Akhirnya Terungkap Bharada E Jadi Tumbal Ferdy Sambo, Komnas HAM: Dia Berjanji Akan Tanggung Jawab

Baca juga: Sosok Kombes Susanto, eks Kabag Gakkum Roprovost Divpropam, Dimutasi Buntut Kasus Sambo

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved