Sitaro Sulawesi Utara

FKUB Sitaro Gelar Dialog Lintas Agama Bahas Wawasan Kebangsaan Dalam Bingkai Moderasi Beragama

Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menggelar dialog lintas agama

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Vian Hermanses/tribunmanado.co.id
Suasana dialog lintas agama yang diselenggarakan FKUB Sitaro. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menggelar dialog lintas agama, Selasa (23/8/2022).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan Little Mart Kelurahan Tatahadeng Kecamatan Siau Timur itu mengangkat tema Wawasan Kebangsaan Dalam Bingkai Moderasi Beragama.

Mengawali dialog, tiga narasumber dari unsur pemerintah daerah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara serta Polres Kepulauan Sitaro menyampaikan materinya masing-masing.

Mereka ada Sekretaris Daerah, Denny Kondoj, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulawesi Utara, Basri serta Kasat Binmas Polres Kepulauan Sitaro AKP Viktor Kepel.

Kesempatan itu, ketiganya memaparkan soal cara pandang, sikap, dan praktek beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama

Hal itu bertujuan untuk melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan bernegara.

Sekretaris Daerah Denny Kondoj mengatakan, dialog lintas agama seperti yang diselenggarakan FKUB sangat dibutuhkan di tengah kehidupan yang penuh kemajemukan.

"Karena dalam berbagai hal kita berbeda, khususnya agama dan keyakinan. Sementara dalam Undang-Undang negara melindungi masyarakat untuk menganut agama dan kepercayaan masing-masing," kata Kondoj.

Belajar dari pengalaman di beberapa daerah di tanah air terkait persoalan intoleran yang muncul dan menimbulkan dampak negatif terhadap kelangsungan hidup antar umat beragama.

"Persatuan dan kesatuan yang telah dibina dan terjalin selama ini jangan sampai hancur hanya karena persoalan intoleran. Keyakinan yang diperuncing dengan mengeksklusifkan diri," ujarnya.

Melalui dialog lintas agama ini, Kondoj berharap akan semakin mempererat ikatan persaudaraan di masyarakat, khususnya antar pemeluk agama yang berbeda.

"Karena perbedaan itu sesungguhnya adalah anugerah yang harus kita jaga dan pelihara. Jadi lewat dialog ini, mari kita sama-sama menjaga sikap tolerasi yang telah terbina selama ini," kuncinya.

Hadir dalam dialog lintas agama tersebut antara lain Kepala Badan Kesbangpol Sitaro, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sitaro, Ketua FKUB Sitaro, Tokoh Lintas Agama, Forum Pemuda Lintas Agama serta undangan lainnya. (HER)

Baca juga: Daftar Harga 20 Bahan Pangan di Kota Manado Sulawesi Utara, Masih Stabil Jelang Kenaikan BBM

Baca juga: Akhirnya Terungkap Awal Mula Sambo Murka & Rencanakan Pembunuhan, Diduga Karena Fitnah Kuwat Maruf

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved