Bolmut Sulawesi Utara

Tahun 2022, Angka Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Bolmut Sulawesi Utara Menurun

Pada Tahun 2022 Ini, Angka Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Bolmut Sulawesi Utara. Menurun.

Penulis: Alpri Agogoh | Editor: Rizali Posumah
HO
Kepala UPTD PPA, Kabupaten Bolmut, Sulawesi Utara, Herman Pontoh. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada sebanyak 21 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan yang terjadi di Kabupaten Bolmut Sulawesi Utara sepanjang tahun 2022.

Hal itu sebagaimana data dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Bolmut.

"Angka ini menurun dari tahun sebelumnya 2021 yaitu sebanyak 33 kasus," ujar Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Herman Pontoh, Selasa (23/08/2022). 

Ia menyebutkan di tahun 2021 angka kasus kekerasan pada perempuan dan anak itu masih cukup tinggi, yaitu sebanyak 33 kasus. 

"Masing-masing 14 kasus kekerasan fisik, 3 kasus kekerasan psikis, 10 kasus kekerasan seksual, 4 kasus KDRT dan 2 kasus lainya seperti penganiayaan," terang Herman.

Sementara itu Berdasarkan data yang diperoleh dari Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) pada tahun 2022 ada total 21 kasus yang terjadi. 

"Terhitung dari bulan Januari sampai Agustus masing-masing ada 4 kasus kekerasan fisik dan 17 kasus kekerasan seksual," ungkapnya.

Dikatakanya, saat ini pihaknya terus berupaya dalam memerangi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan melakukan manajemen penanganan kasus secara utuh dan terintegrasi.

Mulai dari pengaduan hingga pendampingan korban kekerasan.

"Persoalan pengelolaan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi catatan bagi kami," kata Herman. 

Ia menambahkan penaganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bolmut harus tuntas dengan menggunakan manajemen penanganan kasus.

Mulai dari penjangkauan hingga pemberian pendampingan yang dilakukan secara utuh.

"Kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah mengupayakan dan terlibat dalam memberantas kasus kekerasan pada perempuan dan anak," tambahnya. 

Ia juga berharap media massa dapat ikut berperan sebagai aktor perubahan sosial yang lebih baik bagi perempuan atau anak korban kekerasan.

Sekjen Gerindra Ungkap Alasan Prabowo Subianto Maju di Pilpres Keempat Kali, Pernah Pasangan Mega

Gempa Magnitudo 6.5 SR Selasa 23 Agustus 2022 Malam, Baru Saja Guncangan, Info BMKG Lokasinya


 
 
 

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved