Minut Sulawesi Utara

Jawaban Kapolres Minut Terkait Kasus Dugaan Penganiyaan yang Sebabkan Shirley Meninggal

Berikut Jawaban Kapolres Minut Terkait Kasus Dugaan Penganiyaan yang Sebabkan Shirley Meninggal.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Kapolres Minut AKBP Bambang Wibowo 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Viral di media sosial facebook, anak Shirley Nayoan bernama Debora Joyner tidak puas karena Polres Minahasa Utara belum bisa mengungkap pelaku yang membuat ibunya meninggal dunia. 

Diduga penganiayaan yang dilaporkan keluarga dilakukan oleh suaminya sendiri. 

Bahkan di facebook sudah banyak yang mengatakan lambatnya penanganan kasus tersebut dari Polres Minut, Sulawesi Utara, karena belum menahan terlapor. 

Kapolres Minut AKBP Bambang Wibowo ketika dihubungi mengatakan kasus tersebut sekarang sudah dalam proses penyidikan.

"Kasus sudah naik sidik," ucap Kapolres, Selasa (23/8/2022). 

Kapolres menegaskan, penanganam kasus tersebut terjadi kelambatan karena hasil autopsinya.

"Hasil autopsinya yang lambat, plus saksi di TKP minim, sehingga kami berhati-hati dalam penanganannya," tegas Kapolres. 

Kapolres juga menyampaikan kasus ini menjadi prioritas. 

"Kasus ini jadi prioritas kami," tutupnya. 

Seperti diketahui Shirley Najoan meninggal pada Selasa 14 Juni 2022 di Rumah Sakit Sentra Medikal Hospital Minahasa Utara. 

Diduga ia mendapat penganiayaan dari suaminya di rumah mereka yang berada di Perum Rizky Desa Kolongan Tetempangan, Minahasa Utara atau Minut, Sulawesi Utara. (fis)

Segini Pembengkakan Anggaran Subsidi BBM Jika Solar dan Pertalite Tak Naik, Penjelasan  Sri Mulyani

Gempa 6.5 SR Malam Ini Selasa 23 Agustus 2022, Info BMKG 29 Daerah Diguncang, Ini Pusatnya

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved