Brigadir J Tewas
Akhirnya Terungkap Keluarga Brigadir J Tak Tega Istri Ferdy Sambo Tersangka: Tapi Dia Sering. . .
Akhirnya terungkap, Keluarga Brigadir J sebenarnya tidak tega menjadikan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi menjadi tersangka.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya terungkap, Keluarga Brigadir J sebenarnya tidak tega menjadikan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi menjadi tersangka.
Namun, kata bibi Brigadir J Rohani Simanjuntak, Putri Candrawathi sering bohong dan jarang berbicara di media.
Kasus kematian Brigadir J yang diduga ditembak oleh Bharada E di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo masih terus bergulir.
Baca juga: Sosok Kombes Budhi Herdi Susianto, Eks Kapolres Jakarta Selatan kini Ditahan Karena Skenario Sambo
Baca juga: Baru Terungkap Ferdy Sambo Panggil Petinggi Kompolnas & Komnas HAM Ikut Skenario Kematian Brigadir J
Baca juga: Gempa Terkini Siang Ini Senin 22 Agustus 2022, Baru Saja Guncangan, Info BMKG Magnitudonya
Foto: Bibi Brigadir J, Rohani Simanjutak mengungkapkan sebenarnya tidak tega menjadikan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi menjadi tersangka (YouTube Kompas TV)
Keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mengatakan sebenarnya tidak tega menjadikan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi sebagai tersangka.
Putri adalah tersangka kelima terkait dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.
Namun, keluarga Brigadir J menyayangkan sikap Putri Candrawathi yang tidak datang mengantarkan jenazah Brigadir J.
Selain itu, Putri juga kerap tidak jujur menjelaskan penyebab kematian Brigadir J di rumah dinas suaminya itu.
"Kami tidak tega sebenarnya menjadikan yang bersangkutan tersangka.
Tapi dia selalu berbohong, tidak pernah muncul ke media," tutur Bibi Brigadir J, Rohani Simanjuntak, dikutip dari video Kompas TV pada Senin (22/8/2022).
"Bahkan kami memohon kepada dia agar dia memberitahukan apa sebabnya anak kami tewas di rumah dia."
Tak hanya itu, Rohani menyayangkan sikap istri Irjen Ferdy Sambo itu yang justru memfitnah Brigadir J telah melakukan pelecehan seksual kepadanya.
Karena sebab itulah, kata Rohani, dengan terpaksa pihak keluarganya juga harus bersikap tega jika akhirnya dia ditetapkan sebagai tersangka.
"Bahkan dia memfitnah anak kami berbuat jahat kepada dia sendiri di sana.
Jadi, kami terpaksa juga harus tega kalau ditersangkakan (pembunuhan berencana)," ucap Rohani.
Rohani mengatakan Brigadir J sebenarnya cukup dekat atau akrab dengan anak-anak dari Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
"Sebenarnya anak-anak dari Ferdy Sambo akrab mereka dengan Nofriansyah (Brigadir J)," kata Rohani Simanjuntak.
Rohani menjelaskan, Brigadir J kerap menceritakan kepada keluarganya mengenai pengalaman dia selama menjadi ajudan Irjen Ferdy Sambo.
Dari pengakuan Brigadir J, kata Rohani, karena dianggap sudah dekat, keponakannya bahkan dipercaya mengantar jemput anak Irjen Ferdy Sambo ke sekolah hingga berbelanja.
Tak hanya itu, Rohani mengungkapkan keponakannya bahkan sampai bersedia menyetrika atau menggosok baju milik anak atasannya itu.
"Kalau dari cerita yang kami dengar, anak kami Nofriansyah Yosua itu bahkan sampai menggosok pakaian dia, mengantarkan anaknya sekolah, berbelanja," ucap Rohani.
Termasuk, lanjut Rohani, Brigadir J juga dipercaya Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mengurusi segala kebutuhan rumah tangga.
"Semua kebutuhan rumah tangga, anak kami Nofriansyah yang diandalkan keluarga Pak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi," ujar Rohani.
Lebih lanjut, Rohani menanggapi perkembangan kasus pembunuhan berencana yang menimpa keponakannya dengan penetapan Putri Candrawathi, istri dari Ferdy Sambo sebagai tersangka.
Rohani mengatakan bahwa sebenarnya dari pihak keluarganya tidak tega ibu empat anak itu menjadi tersangka pembunuhan berencana Brigadir J.
Sementara itu, kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, sebelumnya mengatakan Brigadir J merupakan ajudan paling disayang oleh atasannya Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Menurut Kamaruddin, Brigadir J termasuk ajudan yang dimanja, bahkan dia diberi keleluasaan dan kepercayaan tertentu untuk mengurus kebutuhan keluarga Ferdy Sambo.
“Dia (Brigadir J) termasuk anak yang dimanja di rumah itu karena diberi keleluasaan tertentu dan kepercayaan tertentu termasuk mengantar berkat-berkat ke rohaniawan dan pendeta besar," kata Kamaruddin dalam Program Aiman Kompas TV, Senin (15/8/2022).
Karena menjadi ajudan yang paling disayang itulah, kata Kamaruddin, membuat para skuad lama atau ajudan lainnya iri dan dengki terhadap Brigadir J.
“Brigadir Yosua ini kan sudah dianggap sebagai anak, sehingga Yosua itu di rumah Pak Ferdy Sambo sangat disayang baik oleh Bapak dan Ibu,” ucap Kamaruddin.
Pada kasus tersebut, polisi telah menetapkan lima tersangka.
Kelima tersangka tersebut di antaranya Irjen Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR, Kuat Ma'ruf, dan Putri Candrawathi.
Kelima tersangka dijerat dengan pasal 340 subsider pasal 338 juncto pasal 55 dan pasal 56 tentang pembunuhan berencana.
Kombes Budhi Herdi Susianto Ditahan
Foto: Brigadir J dan Bu Putri (Kolase Tribun Manado)
Mantan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto dikabarkan menjalani penahanan di tempat khusus (Patsus) buntut penanganan kasus Brigadir J.
Kabar Kombes Budhi Herdi Susianto menjalani penahanan di tempat khusus (Patsus) dibenarkan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.
Dia membenarkan bahwa Kombes Budhi Herdi menjalani penahanan di patsus terkait kasus Brigadir J.
"Ya betul," kata Dedi saat dikonfirmasi, Senin (22/8/2022).
Namun begitu, dia masih belum merinci mengenai lokasi patsus terhadap Kombes Budhi Herdi.
Kabarnya, eks Kapolres Jakarta Selatan itu dipatsuskan di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.
"Nanti saya tanyakan lagi (lokasinya)," pungkasnya.
(KompasTv/Tribunnews)
Tayang di Tribunnews.com