Minahasa Sulawesi Utara

Tersebar di 22 Kecamatan, Penderita Kusta di Minahasa Sulawesi Utara Capai 130 Kasus

Penderita Kusta di Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara Capai 130 Kasus, Tersebar di 22 Kecamatan.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Mejer Lumantow
Kabid P2 Dinkes Minahasa dr Maxi Umboh - Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara (Sulut) kantongi 130 penderita Kusta. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Lima tahun terakhir, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) kantongi 130 penderita Kusta. 

Jumlah penderita tersebut, tersebar di 22 kecamatan sejak tahun 2018 hingga pertengahan Agustus 2022.

Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Minahasa, paling banyak mengantongi penderita penyakit Kusta atau Lepra, yaitu kecamatan Tombariri dengan 32 kasus. 

Kepala Dinas Kesehatan Minahasa melalui Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Wabah (P2), dr Maxi Umboh mengatakan, penyebab banyaknya penderita Kusta atau penyakit Morbus Hansen. 

Penyakit ini disebabkan oleh kuman (Mycobacterium Leprae) yang terutama menyerang kulit dan syaraf.

"Jadi, penyakit Kusta ini terdiri dari dua jenis. Pertama Kusta Kering (PB/Pausi Basiler), yaitu penyakit jenis ini ditandai dengan kemunculan sekitar 1-5 bercak putih di kulit.

Bercak putih yang muncul tampak mirip sekali dengan panu," jelas dr Maxi kepada Tribunmanado.co.id, Jumat (19/8/2022).

Kemudian, kedua, Kusta Basah (MB/Multi Basiler). Dimana, gejala penyakit jenis ini munculnya bercak kemerahan dan disertai penebalan pada kulit yang mirip dengan kadas.

Bercak kemerahan ini bisa muncul dan menyebar lebih dari lima buah.

Sedangkan, kata dr Maxi, gejala secara umum penyakit ini, adalah sensasi mati rasa atau baal pada area kulit yang menampakkan bercak. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved