HUT ke 77 RI

Kisah Ronny Sumanti, Veteran Marinir Penakluk Dili dan 'Penjaga' Gunung Sinai

Ronny Sumanti, Veteran Marinir ceritakan detik - detik pertama sewaktu mendarat di Dili, Timor Timur puluhan tahun lalu yang penuh darah dan air mata.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Handhika Dawangi
Tribun Manado/Arthur Rompis
Ronny Sumanti, Veteran Marinir 

Di palagan Dili itu, Ronny benar benar merasakan arti nasionalisme.

Mereka yang terdiri dari beragam suku dan agama berjuang untuk satu Indonesia.

"Kami tak pandang dia dari suku apa atau agama apa, kami berjuang untuk Indonesia," kata dia.

Ronny dua kali terjun laga di Timor Timur.

Setelah itu, ia ikut pasukan perdamaian Indonesia di PBB. Tugas mereka berjaga di gunung Sinai.

"Kami jadi buffer zone untuk memisahkan Israel dengan Mesir yang kala itu berseteru," katanya.

Dari perang itu, ia belajar banyak hal. Salah satunya disiplin tentara.

"Saya perhatikan tentara Israel itu sangat disiplin dan cinta tanah air, saya kira dua hal itu yang membuat mereka kuat.

Bangsa kecil tapi jiwanya besar," kata dia.

Kini tak ada lagi perang. Yang ada hanyalah kenangan tentang perang.

Menurut Ronny, para generasi muda kini ada dalam perang, tapi dalam bentuk yang lain.

"Mereka berperang melawan kemiskinan, kebodohan serta sikap fanatik yang mau sendiri benar dan menyalahkan golongan lain," kata dia.

Dalam kondisi itulah, bener dia, pancasila relevan dengan kondisi kekinian.

Semua orang musti hidup dengan keyakinan masing masing dan saling menghargai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved