Profil Tokoh Daerah

Sosok Arief Fadillah Kepala BPK RI Sulawesi Utara yang Baru

BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) pun berganti pimpinan.Kepala BPK RI Perwakilan Sulut yang baru dipercayakan ke Arief Fadillah.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Chintya Rantung
Ist
Sosok Arief Fadillah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI melakukan penyegaran organisasi.

BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) pun berganti pimpinan.

Kepala BPK RI Perwakilan Sulut yang baru dipercayakan ke Arief Fadillah.

Arief Fadillah menggantikan pejabat yang lama Karyadi.

Arief Fadilah pun baru saja tiba di Provinsi Sulut. Agenda pertamanya di Sulut, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sulut dalam rangka mendengar Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo di Sidang Bersama MPR, DPR dan DPD RI di Jakarta.

Secara khusus Ketua DPRD Sulut, Fransiskus Silangen yang memimpin Rapat Paripurna menyapa Kepala BPK Sulut yang baru

"Selamat bertugas bagi Pak Arief Fadillah kepala BPK Perwakilan Sulut yang baru," ungkap dia.

Arief Fadilah pun diperkenalkan secara khusus di Ruang Rapat Paripurna.

Dikutip dari situs BPK RI, Arief Fadillah.

Dilahirkan di Bogor pada tanggal 29 November 1973.

Arief Fadillah memulai karir di BPK pada tahun 1998 pada unit kerja Auditorat Utama Keuangan Negara V.

Berbagai jabatan struktural yang pernah didudukinya sebelum menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kalimantan Utara adalah Kepala Seksi VII.D.1.2 pada Auditorat Utama Keuangan Negara VII (2009-2011), Kepala Sekretariat Auditorat Utama Keuangan Negara VI (2014-2015), Kepala Subauditorat VI.A.1 pada Auditorat Utama Keuangan Negara VI (2015-2021), dan Kepala Subauditorat VI.B.1 pada Auditorat Utama Keuangan Negara VI (2021).

Menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Mercu Buana pada tahun 1997 dengan mengambil jurusan Akuntansi, dan pada bulan Juli 2005 menyelesaikan pendidikan S2 di Universitas Satyagama.

Pendidikan dinas yang pernah diikuti antara lain Diklat Peran Pengendali Teknis, Workshop Executing Successful Audit in the Pandemic Era, Aspek Hukum dan Akuntabilitas Dimasa Darurat dan Implementasinya dalam Penanganan Covid-19, Metodologi Pemeriksaan Sustainable Development Goals (SDGs), Islamic Capital Market Training, dan Basic Banking Operation Training for Auditor.

Penghargaan yang pernah diterima antara lain Satyalancana Karya Satya 10 Tahun pada tahun 2008 dan Satyalancana Karya Satya 20 Tahun pada tahun 2019. (ryo)

Baca juga: Anak Krisdayanti Amora Lemos Resmi Bergabung Label Musik Ternama, KD: Jadi Penyanyi Profesional

Baca juga: Akhirnya Terungkap Motif Nassar Dekati Desy Ratnasari, Berawal dari Pertemuan di Acara Televisi

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved