Minahasa

Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar, TK GMIM Imanuel Ranomerut Minahasa Jadi Sekolah Penggerak

TK GMIM Imanuel Ranomerut, Kabupaten Minahasa, Sulut, terpilih menjadi satu-satunya sekolah penggerak

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Chintya Rantung
Ist
Taman Kanak-Kanak (TK) GMIM Imanuel Ranomerut, Kabupaten Minahasa, Sulut, terpilih menjadi satu-satunya sekolah penggerak yang menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Taman Kanak-Kanak (TK) GMIM Imanuel Ranomerut, Kabupaten Minahasa, Sulut, terpilih menjadi satu-satunya sekolah penggerak yang menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar.

Hal ini, setelah melewati seleksi yang ketat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI).

Diketahui, ada lima sekolah di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, terpilih sebagai Sekolah Penggerak.

Lima sekolah tersebut yakni TK GMIM Imanuel Ranomerut, SD Negeri Sasaran, SD Advent Tompaso ll, SMP Negeri 1 Kawangkoan, dan SMP Kristen Lemoh.

Menariknya, Taman Kanak-Kanak (TK) GMIM Imanuel Ranomerut satu-satunya TK yang terpilih sebagai Sekolah Penggerak di Kabupaten Minahasa.

TK GMIM Imanuel Ranonerut terpilih, berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah nomor 7883/C/HK.03.01/2022 tentang penetapan satuan pendidikan pelaksana program Sekolah Penggerak angkatan lll.

TK yang dipimpin Bunda Queen Kuron MPd tersebut, satu-satunya Taman Kanak-Kanak menjadi Sekolah Penggerak di Kabupaten Minahasa.

Bahkan, kata Kuron, dari beberapa lembaga pendidikan PAUD di Minahasa, hanya TK GMIM Imanuel yang terpilih.

"Tentu hal ini membutuhkan kerja keras, untuk menjadi Sekolah Penggerak, baik itu secara fisik, waktu, dan kecerdasan dari pimpinan itu sendiri. Intinya, sekolah harus siap, baik itu pemimpin TK, guru, dan siswanya, termasuk fasilitas sekolah," jelas Kuron kepada Tribunmanado.co.id, Senin (15/8/2022).

Alumni Fakultas Ilmu Pendidikan Program Studi PAUD, Universitas Negeri Manado (Unima) ini, menjelaskan bahwa untuk mengikuti seleksi Sekolah Penggerak, tentunya butuh proses yang panjang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved