Jumat, 12 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Digital Activity

Yogi dan Christovel Pilih Berkarya di YouTube Pasca Pandemi Covid-19

Kali ini management Tribun Manado mendatangkan dua musisi yang asli Sulawesi Utara (Sulut) yakni Yogi Tumbuka dan Christovel Lerry Sampouw

Tayang:
Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
Dokumen Tribun Manado
Dua musisi asal Sulawesi Utara yang hadir dalam acara Tribun Podcast 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tribun Manado kembali menggelar prodcast untuk semua pembaca dan followers Facebook Tribun Manado.

Kali ini management Tribun Manado mendatangkan dua musisi yang asli Sulawesi Utara (Sulut) yakni Yogi Tumbuka dan Christovel Lerry Sampouw

Prodcast yang dipandu oleh wartawan senior Tribun Manado yakni David Kusuma ini, membahas tentang suka duka musisi lokal sejak Pandemi Covid-19.

Dihadapan Tribuners, Yogi Tumbuka mengatakan jika dirinya sudah suka musik sejak kecil. 

Bahkan Yogi diketahui sudah sering menciptakan lagu dan diupload ke YouTubenya. 

Yogi membeberkan jika salah satu alasan kenapa dirinya beralih berkarya di YouTube karena Pandemi Covid-19.

"Pada saat Pandemi Covid-19 kami sama sekali tak ada job. Makanya satu-satunya cara adalah berkarya lewat YouTube," ujarnya. 

Ia menambahkan saat ini sudah ada enam lagu di channel Youtube miliknya. 

Dari enam lagu tersebut, empat diantaranya adalah hasil ciptaannya sendiri.

Lagu-lagu yang diciptakan oleh Yogi sebagian besar adalah hasil dari curhatan para teman-temannya. 

"Curhatan ini kemudian saya buatkan lagu dan ditambah dengan beberapa aransemen," aku dia. 

Sebagai seorang musisi, Yogi bermimpi agar lagu-lagunya bisa tembus kancah nasional.

"Pastinya semua musisi lokal punya mimpi seperti itu," tegas dia.

Hal senada diakui oleh Christovel Lerry Sampouw.

Ia mengaku saat ini dirinya sering menerima ajakan manggung baik di acara pernikahan ataupun cafe.

"Saat Covid-19 itu masa paling sulit buat kami. Karena tak ada yang bisa bikin acara atau resepsi," aku dia. 

Sebagai seorang vokalis, ia mengaku sering grogi pada saat hendak tampil.

Namun menurutnya itu hal biasa. 

"Semua penyanyi pasti grogi. Tapi kalau sudah 10 menit tampil pasti langsung bisa menyesuaikan," aku dia. 

Ia bersyukur saat ini Pandemi Covid-19 sudah mulai membaik.

Bahkan sudah banyak panggilan menyanyi yang dia dapatkan.

"Kalau ramai satu Minggu itu bisa full. Tapi kalau sepi hanya dua kali seminggu," tegas dia.

Ia pun berharap para generasi muda yang ada di Sulut tidak malu menampilkan karya mereka.

"Sekarang berkarya bisa darimana saja, tinggal kita mau menggali potensi atau tidak. Intinya jangan gampang menyerah," tandasnya. (Nie)

Baca juga: Sam Sachrul Mamonto Bersama Danrem Resmikan Jalan Santiago di Desa Motongkad Boltim Sulawesi Utara

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sabtu 13 Agustus 2022, Hujan Petir Potensi di Sejumlah Wilayah, Berikut Daftarnya

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved