Sulawesi Utara

Tak Sembarang PNS Bisa Ikut Seleksi Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Kantongi Dulu 'Surat Sakti'

18 Syarat yang harus melekat maupun di penuhi oleh Calon peserta seleksi sekretaris Provindi Sulawesi Utara.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Handhika Dawangi
Kolase Tribun Manado
Seleksi Sekprov Provinsi Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey

sedang mencari PNS yang bakal menempati jabatan Sekretaris Provinsi (Sekprov)

Tim Panitia Seleksi (Pansel) sudah terbentuk, Agus Fatoni, Dirjen Bina Keuangan Daerah - Kemendagri sebagai Ketua Pansel

Jan Maringka, Inspektur Kementan RI selalu Sekretaris Pansel.

Anggota Pansel terdiri dari Ellen Kumaat, Rektor Universitas Sam Ratulangi; Deitje Katuuk, Rektor Universitas Negeri Manado; dan Johanis Ohoitimur, Rektor Universitas De La Salle.

"Seleksi ini terbuka untuk PNS sesuai dengan syarat-syarat yang ada," ujar Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw, Jumat (12/8/2022).

Format Surat Rekomendasi ikut seleksi Sekprov Suluawesi Utara.
Format Surat Rekomendasi ikut seleksi Sekprov Suluawesi Utara. (Istimewa/Dok BKD Sulut)

Bicara persyaratan sedikitnya ada 18 Syarat yang harus melekat maupun di penuhi oleh Calon peserta seleksi.

Namun di antara daftar persyaratan itu, ada satu syarat yang krusial harus dipenuhi sehingga tak sembarang PNS bisa ikut seleksi.

Syarat tersebut berlabel 'surat sakti' berupa rekomendasi dari Pejabat Pembina Kepegawaian.

Wagub Steven Kandouw pun membernarkan perihal surat rekomendasi tersebut

"Pakai surat rekomendasi dari Pejabat Pembina Kepegawaian," ungkap dia.

Adapun syarat itu termaktub dalam daftar syarat urutan 17, yakni Mendapatkan persetujuan dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) baik pelamar dari lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara maupun dari luar Pemerintah Provinsi

Di Provinsi Sulawesi Utara, Pejabat Pembina Kepegawaian itu yakni Gubernur Sulut, Olly Dondokambey

Bagi PNS yang ingin ikut seleksi Calon Sekprov maka harus mengantongi surat rekomendasi dari Gubernur Olly Dondokambey.

Begitu pun untuk pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten/kota yang ingin ikut seleksi pun harus mendapat rekomendasi dari bupati/wali kota.

Jabatan Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, dalam tanda kutip lowong sejak ditinggal pensiun Edwin Silangen, 1 Oktober 2021.

Sejak saat itu belum ada Sekprov definitif. Berturut-turut Posisi Sekprov dirangkap penjabat, pertama oleh Asiano Gamy Kawatu - Asisten III, dilanjutkan Praseno Hadi - Asisten II hingga kini. (ryo)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved