Brigadir J Tewas
Akhirnya Luhut Buka Suara soal Kasus Ferdy Sambo Minta Tindak Tegas: Saya Nggak Ada Urusan Siapa Dia
Luhut Binsar Pandjaitan buka suara soal kasus Ferdy Sambo, minta Kabareskrim tindak tegas tanpa ragu.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Diketahui saat ini kasus Ferdy Sambo masih diusut terkait motifnya.
Hal ini pun sudah mendapat sorotan dari Menko Polhukam Mahfud MD dan Presiden Joko Widodo.
Kini Menteri Luhut Binsar Panjaitan, ikut buka suara soal kasus tewasnya Brigadir J.
Baca juga: Akhirnya Terungkap Sebelum Penembakan Brigadir J, Ferdy Sambo Emosi usai Dapat Laporan dari Istri
Baca juga: Pemerintahan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey Gelar Pasar Murah
Baca juga: Gempa Terkini Pagi Ini Jumat 12 Agustus 2022, Baru Saja Guncang Laut, Info BMKG Lokasi dan Magnitudo
Foto : Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Tribunnews)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan ikut angkat bicara terkait penanganan kasus pembunuhan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Luhut tegas meminta agar Kabareskrim Komjen Agus Andrianto untuk bertindak tegas dan tanpa ragu dalam mengusut kasus yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan berencana.
Komjen Agus diminta untuk memberantas seluruh pihak yang turut terlibat kasus tersebut.
Luhut tidak mau tahu siapapun yang ada di belakang Ferdy Sambo.
Seperti diketahui, sampai saat ini sudah ada 31 personel polisi yang diperiksa terkait dugaan pelanggaran kode etik.
Bahkan 11 di antaranya kini sudah ditahan di tempat khusus (patsus) untuk dimintai keterangan terkait penghambatan penyidikan dengan merusak barang bukti.
11 personel yang sudah dipatsuskan itu terdiri dari satu perseonil berpangkat bintang dua atau Irjen, dua personel berpangkat bintang satu atau Brigjen, dua personel berpangkat Kombes, tiga personel berpangkat AKBP, dua personel berpangkat Kompol dan satu personel berpangkat AKP.
"Saya minta kepada Kabareskrim, Pak Jenderal Agus, Komjen Agus jangan ragu-ragu. Saya enggak ada urusan siapa dia, enggak ada urusan beking-beking, pokoknya smpai ke akar-akarnya kita cabut," tegas Luhut.
Pernyataan Luhut itu beredari di media sosial, salah stunya seperti yang diunggah tokoh Nahdlatul Ulama, Umar Syadat Hasibuan melalui akun Twitternya @UmarHasibuan77 pada Rabu (10/8/2022).
"Opung sdh perintah ke Kbareskrim utk menusut sampai keakar2nya. Sikat semua yg terlibat ataupun yg ksh keterangan palsu," tulisnya.