Sitaro Sulawesi Utara

Panjang Ruas Jalan Kabupaten di Sitaro Sulawesi Utara Capai 259.299 Km, 10.422 Rusak Berat

Pembangunan infrastruktur khususnya jalan dan jembatan di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Sulawesi Utara terus digenjot.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Octavian/Tribun Manado
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRKP Sitaro, Audy Sembel. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pembangunan infrastruktur khususnya jalan dan jembatan di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Sulawesi Utara terus digenjot.

Hingga kini, daerah yang dimekarkan dari Kabupaten Sangihe sejak 15 tahun lalu itu memiliki pajang ruas jalan mencapai 259.299 Kilometer (Km).

Sayangnya, dari total panjang ruas jalan yang ada, 4,2 persen atau sekira 10.422 km di antaranya kini mengalami rusak berat.

Berdasarkan catatan yang diperoleh tribunmanado.co.id, kerusakan-kerusakan berat tersebut terbagi di beberapa wilayah di Kabupaten Sitaro.

Mulai dari ruas Ulu - Ondong lingkar utara Kecamatan Siau Timur sepanjang 4.600 km, dalam kota Beong Kecamatan Siau Tengah 1.469 km, dalam Kota Bowuleu Kecamatan Tagulandang Utara 1.453 km.

Selanjutnya ruas jalan Burake - Kapeta Kecamatan Siau Barat Selatan sepanjang 0,850 km dan Pangirolong - Makoa Kecamatan Siau Timur Selatan - Siau Barat Selatan 2.050 km.

Selain mengalami rusak berat, catatan yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman (PUPRKP) Sitaro juga menunjukan adanya ruas jalan yang mengalami rusak sedang dan kerusakan ringan.

Dimana panjang ruas jalan yang mengalami kerusakan ringan tersebut mencapai 17.178 km dan tersebar di beberapa wilayah seperti Ulu - Ondong lingkar utara sepanjang 1.800 km, Biau - Talawid lingkar selatan 1.000 km, Buhias - Sp. Minanga 1.800 km dan Buang - Karungo 1.400 km.

Ada juga kerusakan ringan di wilayah dalam Kota Talawid 0,334 km, dalam Kota Hiung 1.644 km, dalam Kota Lamanggo 1.108 km, Sawang - Makoa 0,792, Sp. Liwua - Sp. Salili 1.000 km, Bebali - Kola-Kola 0,531 km, Lansi - Basaha 0,954 km, Kahetang - Basaha 0,387 km.

Disamping itu, Akses Masuk Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang juga mengalami rusak ringan dengan panjang 0,196 km, Jalan masuk Gudang Obat 0,90 km, Jalan masuk Sabodam Bebali 0,455 km serta Lesah - Malawe 1.400 km.

Untuk panjang ruas jalan yang mengalami kerusakan sedang mencapai 5.636 km dan tersebar di tujuh wilayah di Kabupaten Sitaro.

Kondisi ini pun dibenarkan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRKP Sitaro, Audy Sembel. "Ya, dari panjang ruas jalan kabupaten, sebagian kecil masih dalam kondisi rusak," kata Sembel, Senin (8/8/2022).

Sejauh ini, sambungnya, pemerintah daerah rutin mengalokasikan anggaran untuk melakukan perbaikan jalan di Kabupaten Sitaro.

"Khusus untuk tahun ini kita fokus pada Boulevard Ondong dan Boulevard Tagulandang. Selain itu, ada juga pembangunan jalan menuju Danau Kapeta," terangnya. (HER)

Baca juga: Sosok Bripka Ricky Rizal, Tersangka Baru Kasus Kematian Brigadir J, Ajudan Tertinggi Ferdy Sambo

Baca juga: Kemendagri Ingatkan Pemda-DPRD Bahas APBD Tepat Waktu, Jika Abai, Dana Insentif Kena Pangkas

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved