Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mitra Sulawesi Utara

Arnold Mokosolang Bakar Semangat 32 Siswa SMA Calon Paskibraka Mitra Sulawesi Utara

Asisten I bidang Pemeritahan dan Kesejahteraan Rakyat Arnold Mokosolang Bakar Semangat Calon Paskibraka Mitra Sulawesi Utara.

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Rizali Posumah
HO
Asisten I Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) usai memberikan arahan kepada para siswa Calon Paskibraka di Mitra, Sulawesi Utara. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - 32 siswa SMA Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, yang akan menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) pada tanggal 17 Agustus mendatang nampak bersematat.

Asisten I bidang Pemeritahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Arnold Mokosolang ikut membakar semangat mereka.

Ungkapan penyemangat itu sampaikan saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Diklat Paskibraka), di lapangan Ompi Ratahan, Minggu (7/8/2022).

Ia mengatakan, mereka yang terpilih menjadi Paskibraka adalah siswa terbaik yang telah lolos mengikuti serangkaian tes dan menjadi anggota Paskibraka sebuah kebanggaan.

“Laksanakan setiap tugas dengan penuh kebanggaan dan tanggung jawab,” pesan Mokosolang, sembari mengapresiasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Mitra, tim seleksi dan jajaran pelatih Paskibraka.

Sementara itu, Kepala Dispora Mitra, Sartje Taogan mengatakan, Diklat yang akan dilalui Paskibraka akan membentuk pola pikir, sikap dan perilaku tiap anggotanya.

Karenanya, seluruh personil Paskibraka harus mematuhi instruksi dari pelatih.

“Selain mendapat bekal latihan fisik, juga diajarkan tentang kebhinekaan, keragaman, dan kemajemukan dari anggota yang memiliki perbedaan latar belakang sosial dan budaya,” tukas Taogan.

Ia juga menuturkan, menjadi anggota Paskibraka tidak hanya bertugas saat upacara bendera maupun kegiatan upacara kenegaraan lainnya.

Lebih dari itu, anggota Paskibraka dituntut menjadi sosok yang teladan di lingkungan masing-masing.

Anggota Paskibraka juga harus memiliki kepekaan sosial.

Nilai-nilai positif yang diajarkan selama pelatihan hendaknya dapat selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selama sepekan, personil Paskibraka ini akan menjalani pendidikan dan karantina dengan pengawasan dari Dispora dan dilatih oleh TNI, Kepolisian serta Purna Paskibraka.

Selama itu, para Paskibraka digembleng fisiknya, mendapatkan pendalaman materi baris berbaris, dan wawasan kebangsaan.

Untuk pembagian regu Paskibraka pada saat upacara bendera didasarkan penilaian selama menjalani Diklat.

Tim pelatih yang berhak menentukan siapa saja yang akan menjadi tim 8, 45, dan tim 17.

Ketua LMND Unsrat Manado Sulut: Peran Mahasiswa Adalah Agent of Change dan Agent of Control

Trauma Perintah Tembak Tembak Tembak dari Atasan, Bharada E Tertekan hingga Ikuti Skenario


 
 
 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved