Minahasa Sulawesi Utara

Pemkab Minahasa Sulawesi Utara Pastikan Pendistribusian LPG dan BBM Bersubsidi Aman

Pemerintah Kabupaten Minahasa memastikan pendistribusian LPG dan BBM bersubsidi di Minahasa tersalurkan kepada masyarakat.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Chintya Rantung
Ist
Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian dan Distribusi LPG di Kabupaten Minahasa, bertempat di Ruang Sidang Kantor Bupati. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Minahasa memastikan pendistribusian LPG dan BBM bersubsidi di Minahasa tersalurkan kepada masyarakat.

Menseriusi hal tersebut, dilakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian dan Distribusi LPG di Kabupaten Minahasa, bertempat di Ruang Sidang Kantor Bupati.

Rapat dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir Wenny Talumewo MSi, dan Kabag Perekonomian Grace Maindoka, yang turut dihadiri SBM Rayon II Sulut PT Pertamina Sales Area Manager Cabang Manado Agung Dwi Hanggara,

Kemudian, Pimpinan Agen LPG dan pangkalan LPG serta SPBU di wilayah Kabupaten Minahasa.

Sementara itu, Kabag Perekonomian Grace Maindoka menyebut, rakor ini penting dilakukan, mengingat pihaknya harus rutin ketersedian LPG dan bahan bakar di Minahasa.

"Kita harus memastikan dan mengecek kuota LPG yang diberikan begitu juga alur pendistribusiannya sampai kepada masyarakat," kata Maindoka, Selasa (2/8/2022).

Dikatakannya, dari hasil rapat, untuk ketersediaan kuota LPG 3 Kg di Kabupaten Minahasa masih terkendali.

Disatu sisi dalam meningkatkan pengendalian dan pengawasan LPG dan BBM bersubsidi, Pemkab Minahasa bakal membentuk Tim Pengendalian dan Pengawasan LPG dan BBM bersubsidi.

"Nanti pembentukan Tim tersebut akan melibatkan Unsur Pertamina, Polres Minahasa, Kodim, Kejaksaan dan OPD terkait," jelas Maindoka

Kata dia, sesuai keputusan bersama juga pak Asisten II, kita siap membentuk tim dalam rangka pengendalian dan pengawasan LPG serta BBM bersubsidi.

Sementara, SBM Rayon II Sulut PT Pertamina Sales Area Manager Cabang Manado Agung Dwi Hanggara, bahwa aturan penjualan LPG sudah benar-benar dipahami oleh agen dan pangkalan.

"Hanya jika masih didapati ada pelanggaran-pelanggaran yang ditemui dilapangan silahkan masyarakat melapor," tegasnya.

"Masyarakat dapat melaporkan ke pertamina maupun pemerintah setempat dengan bukti yang ada, sehingga nantinya dapat kita evaluasi," tutup Agung. (Mjr)

Baca juga: Ini yang Disampaikan Wali Kota Manado Andrei Angouw Saat Bertemu Pedagang Pasar Pinasungkulan

Baca juga: Misteri 23 Menit Sebelum Kematian Brigadir J, Pukul 16.31 WIB Telpon Kekasih, Pukul 17.00 WIB Tewas

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved