Sulawesi Utara

Nama 2 Pejabat Pengganti Dua Kepala Sekolah yang Dicopot Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey

Sebelumnya 2 Kepala Sekolah tersebut dicopot atas pelanggaran dalam jabatan, bahkan seorang oknum diantaranya tersangkut kasus pelecehan siswa.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Handhika Dawangi
Tribun Manado/Ryo Noor
Pelantikan Pejabat Kepala Sekolah SMK 6 Manado dan SMA Negeri Guru Lombok Kalawat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey telah menempatkan pejabat pengganti 2 kepala sekolah yang dicopot sebelumnya. 

Kepala Sekolah SMK 6 Manado dan SMA Negeri Guru Lombok Kalawat.

Sebelumnya 2 pejabat kepala Sekolah tersebut dicopot atas pelanggaran dalam jabatan, bahkan seorang oknum diantaranya tersangkut kasus pelecehan terhadap siswa yang kasusnya viral.

Kini sudah ada penggantinya.

Dua guru pun diangkat menjadi Kepala Sekolah, langsung dilantik Pj Sekprov Sulawesi Utara, Praseno Hadi di Ruang CJ Rantung, Kantor Gubernur Sulut, Jalan 17 Agustus, Kota Manado, Selasa (2/8/2022)

Pejabat baru yang ditugaskan menjadi Kepala Sekolah yakni Florensia Rembet Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Guru Lombok Kalawat Minahasa Utara, dan Altje Salele SMK 6 Manado

Pj Sekprov Sulut Praseno Hadi mengatakan, penunjukkan pejabat itu hal biasa dan sebuah keniscayaan

"Penyebab berhenti dan diangkat sudah sesuai ketentuan, " kata Birokrat yang merangkap Jabatan Asisten II Pemprov Sulut ini

Menurut Praseno Hadi orang pintar, orang baik dan orang mampu itu banyak, namun yang dipercaya sedikit.

"Menggaris bawahi ini Pak Gubernur dan Wagub berpesan jaga kepercayaan. Anda diangkat karena dipercaya menjadi teladan di masing masing tempat, " ujar Mantan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Sulut ini.

Ia meminta para Kepala sekolah yang baru ini harus mampu menjalankan tugas

"Saya ingatkan kembali nasib bangsa ke depan tergantung pendidikan dipercayakan ke sekolah. Orang tua percaya penuh anak dititipkan di sekolah, mereka percaya lulus bagus sikap perilaku kompetisi tutur katanya bagus, " katanya.

Ia kembali mengingatkan kepala sekolah itu posisi paling tinggi di sekolah, semua melihat kepala sekolah, akan jadi panutan teladan, termasuk jadi acuan dalam hal berperilaku.

"Pak Gubernur menekankan semua harus jadi teladan, apalagi menjadi pimpinan instansi atau satu jabatan. Kepemimpinan adalah Teladan itu harus kita pegang, tujuan ODSK dalam penataan birokrasi di Pemprov Sulut, " ujarnya.

Selain melantik Kepala sekolah, Praseno Hadi melantik Evira Eva Tambajong sebagai Kasub Bidang Antar Lembaga di Badan Penghubung Provinsi Sulut. (ryo)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved