Tribun Manado Travel

Air Terjun Kulung-kulung di Desa Wiau Lapi Kini Jadi Primadona Minahasa Selatan Sulawesi Utara

Kabupaten Minahasa Selatan Sulawesi Utara kaya akan lokasi pariwisata dengan panorama yang indah.

Penulis: Manuel Mamoto | Editor: Chintya Rantung
Ist
Air Terjun Kulung-kulung di Desa Wiau Lapi Minahasa Selatan Sulawesi Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabupaten Minahasa Selatan kaya akan lokasi pariwisata dengan panorama yang indah.

Air terjun Kulung-kulung jadi salah satu primadona di Kabupaten Minahasa Selatan.

Lokasinya berada di desa Wiau Lapi, Kecamatan Tareran.

Hanya berjarak sekitar 800 meter dari perkampungan dan dapat ditempuh dengan sepeda motor sampai lokasi atau berjalan kaki sambil menikmati keindahan alam yang sejuk dan sesekali bisa bertemu dengan hewan eksotis Macaca Nigra atau Monyet Sulawesi.

Air Terjun Kulung-Kulung di Desa Wiau Lapi Minahasa Selatan Sulawesi Utara
Air Terjun Kulung-kulung di Desa Wiau Lapi Minahasa Selatan Sulawesi Utara (Ist)

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan bekerja sama dengan PLN UPDK Minahasa telah membangun jalan ke lokasi air terjun dengan memanfaatkan Faba.

Pantauan Tribun Manado saat meninjau langsung lokasi air terjun Kulung-Kulung, Senin (1/8/2022) seakan terhipnotis dengan keindahan pemandangan, sehingga rasa capek selama perjalananpun tidak terasa.

Christian Karamoy Hukum Tua Desa Wiau Lapi kepada Tribun Manado mengatakan, selain air terjun Kulung-Kulung di desa Wiau Lapi juga ada air terjun Tuunan dan baru di eksplore tahun 2021.

"Lokasi kedua air terjun itu tidak terlalu jauh dan sudah dapat ditempuh dengan kendaraan sepeda motor," kata Christian.

Dia juga menambahkan kalau pesona air terjun Kulung-Kulung dan Tuunan membawa desa Wiau Lapi menjadi desa wisata serta juara Lomba Desa tingkat Provinsi.

Air Terjun Kulung-Kulung di Desa Wiau Lapi Minahasa Selatan Sulawesi Utara
Air Terjun Kulung-kulung di Desa Wiau Lapi Minahasa Selatan Sulawesi Utara (Ist)

"Memiliki air terjun Kulung-kulung dan Tuunan jadikan desa Wiau Lapi sebagai desa wisata melalui SK Bupati Minsel 813 tahun 2021.

Selain itu desa Wiau Lapi juga sebagai juara lomba desa tingkat provinsi," ujarnya.

Captikus dan gula merah jadi sovenir bagi pengunjung yang datang ke lokasi air terjun Kulung-Kulung.

"Bagi pengunjung yang datang ke lokasi air terjun hanya dikenakan biaya 5000 rupiah per orang dan itu dikelola oleh Bumdes. Pengunjung juga bisa dapat sovenir Captikus kemasan 300 mililiter dan gula merah," tutur Christian. (Isak)

Baca juga: Cewek Manado Rinoa Najwa Senduk Adu Akting dengan Indro Warkop di Film Si Doel, Ini Potret Cantiknya

Baca juga: Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey Endorse Karya Seni Tema Budaya Minahasa di Kancah Dunia

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved