Sitaro Sulawesi Utara

Pengurus Pelka Ibu GMIST Jemaat Ulu Sitaro Sulawesi Utara Bagikan Bibit Tanaman Cabe dan Terong

Gerakan Sitaro Menanam atau Gesit Nanam yang digagas Pemerintah Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) sejak beberapa waktu lalu terus bergulir.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Vian Hermanses/tribunmanado.co.id
Pengurus Pelka Ibu GMIST Jemaat Ulu saat membagikan bibit Cabe dan Terong. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gerakan Sitaro Menanam atau Gesit Nanam yang digagas Pemerintah Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) sejak beberapa waktu lalu terus bergulir.

Program inovasi yang bertujuan untuk mengurai ketergantungan kebutuhan pangan dari luar daerah serta menekan inflasi ini pun mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Salah satunya Pengurus Pelayan Keluarga (Pelka) Ibu GMIST Jemaat Ulu yang turut serta menjalankan program serupa di kalangan Pelka Perempuan tingkat kelompok.

Sebagai langkah awal dari program yang berlabel "Pelka Hijau" itu, pengurus Pelka Ibu GMIST Jemaat Ulu membagi-bagikan bibit tanaman cabe dan terong kepada setiap pengurus Pelka Ibu Kelompok.

Koordinator Pelka Ibu GMIST Jemaat Ulu, Novia Tamaka mengatakan, pembagian bibit tanaman cabe dan terong kepada 37 pengurus Pelka Ibu Kelompok dilaksanakan melalui tiga rayon yang ada di lingkup pelayanan GMIST Jemaat Ulu.

"Ini (program pelka hijau) merupakan bentuk dukungan pelka ibu jemaat terhadap program pemerintah. Sebagai langkah awal kami sudah membagikan bibit cabe dan terong kepada setiap pengurus kelompok yang ada," kata Tamaka, Minggu (30/7/2022).

Adapun jumlah bibit yang dibagikan melalui tiga rayon yang ada di wilayah GMIST Jemaat Ulu, yakni masing-masing 600 bibit cabe dan 600 bibit terong.

"Setiap rayon kita berikan 200 bibit, baik cabe maupun terong. Natinya tiap-tiap rayon yang akan mengatur pembagiannya kepada seluruh pengurus pelka ibu di tingkat kelompok," jelas Tamaka.

Lewat pembagian bibit tanaman hortikultura ini, Tamaka berharap para pengurus dan anggota pelka ibu tingkat kelompok dapat menumbuhkan kebiasaan menanam dengan membaikgunakan setiap pekarangan di rumah masing-masing.

"Paling tidak kita ingin mengajak semua pihak, khususnya kaum ibu untuk giat menanam. Ketika ini berhasil, maka kita bisa menikmati langsung hasil panennya," ujar Tamaka.

Selang berjalannya waktu, Tamaka bilang pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap jalannya program menanam tanaman holtikultura ini.

"Jika berjalan baik, maka program serupa akan terus dilaksanakan dan bahkan akan kita kembangkan ke jenis-jenis tanaman hortikultura lainnya," kunci Tamaka. (HER)

Baca juga: Sosok Pastor Andi Simon, Pendeta yang Viral Doakan Ribuan Warga yang Sakit di Jalanan Umum

Baca juga: Akhirnya Terungkap, Komjen (Purn) Susno Duadji Sebut Bharada E Sakti & Hebat, Ungkap 2 Bukti ini

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved