Minahasa Sulawesi Utara

Kakek Umur 69 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Perkebunan Desa Kaleosan Minahasa Sulawesi Utara

Seorang Kakek Umur 69 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Perkebunan Desa Kaleosan Minahasa Provinsi Sulawesi Utara.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
HO
Perkebunan Desa Kaleosan Minahasa, Sulawesi Utara. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Penemuan mayat terjadi di Perkebunan Desa Kaleosan, Kecamatan Lembean Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Seorang Kakek, Ferdinan Tielung (69) ditemukan tak bernyawa di perkebunan jalan Roda, Desa Kaleosan pada, Kamis (28 /7/2022) pukul 12.00 Wita.

Mayatnya pertama kali ditemukan oleh saksi Hence Maleke (54), saat hendak menuju kebun.

Saat itu, ia sempat mencium bau busuk yang menyengat.

Ia pun menghampiri pondok milik Ferdinan Tielun dan melihat Ferdinan sudah tidak bernyawa lagi.

"Saat itu saya melihat korban dalam keadaan tertidur miring di depan sabuah miliknya," kata Hence.

Sementara saksi lain Alfrets Tielung  (64) menerangkan bahwa kakek tersebut merupakan seorang perantau.

"Iya, pada Tahun 1983 korban datang dari daerah Poigar dan nginap di rumah saya sekitar 1 minggu dan langsung pergi ke perkebunan dan menginap di sana sampai saat ini," ungkap Alfrets

Bahkan, kata dia, korban sempat terlibat kasus pembunuhan pada sekitar tahun 1979, kemudian setelah menjalani hukuman korban datang ke rumah saksi Alfrets kemudian tidak berapa lama langsung menempati perkebunan sampai saat ini.

"Nah, semenjak tinggal sendiri diperkebunan, setiap 2 bulan saya datang untuk membawakan makanan, terakhir kali saya bertemu korban pada awal bulan Juni 2022," tutur Alfrets.

Mendengar kejadian tersebut, Warga setempat pun langsung melaporakn hal ini kepada Polsek Kakas.

Polsek Kakas yang dipimpin Kapolsek Iptu Elri Salangka bersama tim inavis polres Minahasa langsung menuju TKP.

Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Edy Susanto S. Sos saat dikonfirmasi, membenarkan adanya penemuan mayat ini.

"Iya benar, adanya penemuan mayat di area perkebunan Desa Kaleosan, dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi," kata Susanto kepada Tribunmanado.co.id, Jumat (29/7/2022).

Ditambahkan Susanto, dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Korban diduga meninggal karena sakit, saat ini korban telah di evakuasi oleh personil Polsek kakas menuju TPU Desa Sendangan dan langsung melaksanakan pemakaman di TPU desa Sendangan Kecamatan kakas," pungkas Kasat Reskrim.(Mjr)

Pelabuhan Penyebrangan Amurang Minahasa Selatan Sulawesi Utara Diresmikan

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved