Sitaro Sulawesi Utara

Hanya Beroperasi Tiga Tahun, PLTS di Pulau Makalehi Kabupaten Sitaro Rusak

Deputi Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP-RI, Robert Simbolon menyatakan persoalan kelistrikan di wilayah perbatasan termasuk Makalehi

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Vian Hermanses/tribunmanado.co.id
Tim BNPP-RI saat meninjau keberadaan PLTS di Pulau Makalehi Kabupaten Sitaro. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tahun 2013 lalu, PLN telah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Makalehi Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Pembangunan PLTS di pulau terluar itu bersamaan dengan beberapa wilayah kepulauan lainnya seperti Miangas, Marampit dan Maroreh.

Sayangnya, infrastruktur di bidang tenaga kelistrikan itu tak bertahan lama, yang hanya beroperasi hingga 2016 atau tiga tahun lamanya.

Bahkan hingga kini, PLTS yang sebelumnya menjadi penyuplai utama tenaga kelistrikan di Pulau Makalehi itu tak lagi beroperasi dan dibiarkan mubazir.

Menurut Wakil Koordinator PLN Makalehi, Sony Tempone, PLTS tersebut tak lagi berfungsi pasca kerusakan pada alat inverter dan beberapa baterai penyuplai daya listrik.

"Sudah beberapa kali dilakukan perbaikan, tapi tidak jadi," kata Tempone kepada beberapa awak media.

Dalam kondisi normal, Sony bilang PLTS Makalehi dengan kapasitas daya maksimal 28 KWP dapat memenuhi kebutuhan listrik seluruh warga Pulau Makalehi.

"Daya listrik dari pagi jam tujuh sampai sore jam enam itu dilayani oleh PLTD. Dari jam enam sore sampai jam tujuh pagi ke PLTS," kuncinya.

Kondisi pun mendapat perhatian khusus pihak Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP-RI) yang baru-baru ini berkunjung ke Pulau Makalehi.

Deputi Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP-RI, Robert Simbolon menyatakan persoalan kelistrikan di wilayah perbatasan termasuk Makalehi akan menjadi atensi pemerintah.

"Perbaikan sarana kelistrikan terutama yang sudah kita lihat tadi. Ada satu sistem PLTS yang sudah beberapa lama tidak berfungsi," kata Simbolon saat meninjau Pulau Makalehi beberapa waktu lalu.

Dia pun memastikan persoalan tersebut akan dikoordinasikan dengan lembaga kementerian terkait dalam hal ini Kementerian ESDM dan PT PLN.

"Kita upayakan nanti agar mendapat atensi dari Kementerian ESDM dan PLN. Sesudah balik dari sini, semua yang telah dicatat akan segera ditindaklanjuti," ujar Simbolon. (HER)

Baca juga: BREAKING NEWS Mulai Jam 2 Siang, Akses Jalan Utama di Kota Tomohon Bakal Ditutup

Baca juga: Kabasaran dan Masamper Siap Sambut Menteri Pariwisata Sandiaga Uno di Pantai Paal Minahasa Utara

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved