Bursa Capres
Golkar Klaim Airlangga Hartarto Sudah Dapat Restu Jokowi dan Jusuf Kalla Maju di Pilpres 2024
Meski hasil survei belum menempatkan Airlangga Hartarto di tiga besar dipilih oleh masyarakat untuk calon presiden.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Meski hasil survei belum menempatkan Airlangga Hartarto di tiga besar dipilih oleh masyarakat untuk calon presiden.
Namun, harus diakui elektabilitas Ketua Umum Partai Golkar ini terus naik.
Karena itu, usaha mencari dukungan untuk maju di Pilpres 2024 terus dilakukan oleh Partai Golkar.
Informasi yang diperoleh dari beberapa kader Partai Golkar mengklaim Airlangga sudah mendapat dukungan dari Presiden Jokowi untuk maju di Pilpres nanti.

Bahkan bukan hanya Jokowi, diklaim juga mantan Wapres dan mantan Ketua Umum Partai Golkar, Jusuf Kalla juga sudah menyatakan dukungannya.
Partai Golkar menyebut dukungan kepada Airlangga Hartarto untuk maju di Pilpres 2024 terus berdatangan.
Di klaim bahwa JK sudah menyatakan dukungan dan terus mendorong Airlangga untuk menjadi suksesor dari Jokowi nantinya.
"Pak JK sudah sangat terang benderang mendukung Pak Airlangga sebagai capres, 1.000 persen," kata Ketua DPP Partai Golkar Lamhot Sinaga kepada wartawan, Rabu, (27/7/2022).
Baca juga: Baru Terungkap Dimas Ahmad Pernah Diomeli Luna Maya, Kembaran Raffi Ahmad Balas Tertawa, Ada Apa?
Baca juga: Soal dan Jawaban Kelas 7 SMP, Materi Pelajaran IPS Mengenal Komponen Peta, Judul, Skala dan Simbol
Lamhot juga mengklaim dukungan kepada Airlangga tak hanya dari JK, tapi Presiden Jokowi juga turut mendukung.
Bentuk dukungan itu, dikatakan Lamhot, yakni Airlangga dipercaya sebagai Ketua Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
"Bagi kita penugusan itu tentunya adalah sebagai penguatan terhadap proses Pak Airlangga sebagai calon presiden," kata Lamhot.
Meski begitu, Lamhot belum mau sesumbar calon wakil presiden yang akan didukung mendampingi Airlangga Hartarto.
Legislator Komisi VII DPR RI itu mengatakan kriteria cawapres masih digodok bersama.
"Syarat atau kriteria akan dirumuskan dengan anggota KIB lainnya. Sampai saat ini belum dirumuskan bagaimana kriterianya, tapi dari Partai Golkar sudah juga sudah seleksi dari tingkat bawah," kata Lamhot.
Terpisah, pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago sepakat jika partai mengutamakan kadernya untuk diusung di Pilpres