Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Tadi Pukul 08.20 Wita, Pemotor Tewas Mengenaskan, Ditabrak Mobil Lalu Terhempas

Terjadi kecelakaan maut di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada hari ini Rabu.

Istimewa
Ilustrasi kecelakaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada hari ini Rabu pagi tadi.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan mobil dengan sepeda motor.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang pengendara motor tewas.

Baca juga: Peringatan Dini Besok Kamis 28 Juli 2022, BMKG: 28 Wilayah Patut Waspada Mengalami Cuaca Ekstrem

Baca juga: Ibu Brigadir J Menangis Histeris: "Ibu Putri, Di Mana Kau Ibu, Anakku dianiaya, Tuhan Tolong"

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 17.35 WIB, Dokter Tewas Usai Tabrakan dengan Mobil Sekda, Pak Sekda Syok

Foto: Mobil Chevrolet Spin KT 1890 ZI rusak setelah terlibat tabrakan dengan pengendara motor, kemudian menabrak median Jalan A Yani di Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (27/7/2022). (TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

Suasana Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur yang awalnya senggang mendadak padat disertai suara histeris.

Penyebabnya, sebuah mobil Chevrolet Spin KT 1890 ZI yang melaju dari arah Jalan Bukit Alaya menabrak median jalan, tepat di depan Putaran U (U-Turn) Jalan Kesehatan Samarinda, Rabu (27/7/2022) pukul 08.20 Wita.

Mobil yang telah rebah 90 derajat ke kiri ini diketahui dikemudikan oleh seorang ibu, berdua dengan anaknya.

Warga semakin panik saat anak laki-laki dari pengemudi tersebut yang diperkirakan berusia 7 tahun tergenjet di antara mobil dan aspal.

Kepanikan warga semakin menjadi saat berpaling ke sisi kanan mobil, tepat di U-Turn yang telah hancur, tergeletak seorang pria dengan kondisi luka berat pada bagian kepala dan tidak lagi bernyawa.

"Sepertinya rem mobil itu blong.

Jadi korban itu ditabrak terus terlempar dari motornya dan terseret mobil yang nabrak trotoar (median jalan)," terang Rian, salah seorang saksi mata kepada TribunKaltim.co.

Saat ini korban meninggal dunia, termasuk pengemudi dan anaknya telah dievakuasi ke rumah sakit.

Satuan Lalu Lintas Polresta Samarinda tengah melakukan olah TKP awal.

Kesaksian warga

Foto: Mobil Chevrolet Spin KT 1890 ZI dengan keadaan rusak setelah terlibat tabrakan dengan pengendara motor kemudian menabrak median jalan A Yani Kelurahan Temindung Permai Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda Kalimantan Timur, Rabu (27/7/2022). (TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

Masih terekam jelas dalam ingatan warga seputaran Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda tentang bagaimana kejadian kecelakaan dengan 1 korban jiwa, Rabu (27/7/2022) pagi tadi terjadi.

"Kejadiannya begitu cepat.

Baru 20 menit kami buka warung," terang Bese (30) salah seorang warga setempat, sekaligus saksi mata kepada TribunKaltim.Co.

Sebenarnya kala itu kondisi jalan sedang lenggang, lanjut Bese, namun dari kejauhan telinganya menangkap suara serempetan keras dibarengi pecahan kaca.

"Awaaaas mobil rem blong," ucapnya menirukan seorang pengendara yang melintas.

Bersamaan dengan itu terdengar suara benturan keras, lalu muncul tubuh seorang pria yang terhempas di ujung median Putaran U diikuti mobil Chevrolet merah KT 1890 ZI yang menabraknya.

"Badan korban hampir setengah hancur.

Bahkan ada patahan tulang terpisah.

Enggak tega mbak, jadi kami langsung tutupi jasad korban pakai sarung," ungkapnya.

Sesaat setelah kejadian pengemudi mobil yang merupakan seorang ibu berupaya keluar.

Sedangkan sang anak laki-laki diketahui sempat terlempar keluar dan terhimpit di antara badan samping mobil dan aspal.

"Untung banyak orang di sini yang dibantu.

Anaknya enggak apa-apa.

Cuma luka sedikit di tangan, ibunya syok," jelasnya.

Akibat musibah ini arus lalu lintas sekitar TKP sempat mengalami kemacetan.

Hingga pihak Satlantas Polresta Samarinda bersama Polsek Sungai Pinang tiba, untuk mengevakuasi jasad korban dan mengamankan barang bukti serta mengurai kemacetan.

(TribunKaltim.co/Rita)

Berita Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

Tayang di TribunKaltim.co dan TribunKaltim.co

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved