Sulut Maju

Pemprov Sulawesi Utara Siaga Bencana, Tagana Gelar Apel Kesiapsiagaan

Istimewa/Pemprov Sulut
Bentuk kesiagaan dilakukan dengan menggelar Apel Siaga Bencana dihadiri Personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama Dinas Sosial Provinsi Sulut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) siaga bencana.

Bentuk kesiagaan dilakukan dengan menggelar Apel Siaga Bencana dihadiri Personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama Dinas Sosial Provinsi Sulut di Kantor Dinas Sosial, Jalan Pingkan Matindas, Ranomut, Kota Manado, Provinsi Sulut, Senin (25/7/2022).

Tagana merupakan relawan yang difasilitasi Dinas Sosial, bertugas melakukan penanggulangan bencana.

Apel Siaga Bencana dihadiri Personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama Dinas Sosial Provinsi Sulut.

Apel Siaga Bencana dihadiri Personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama Dinas Sosial Provinsi Sulut. (Istimewa/Pemprov Sulut)

Hadir dalam apel tersebut Pj Sekprov Sulut, Praseno Hadi didampingi Kepala Dinas Sosial, Rinny Tamuntuan; Kepala BPBD Sulut, Joi Oroh; Ketua PMI Sulut, Annie Dondokambey; serta pemangku kepentingan kebencanaan semisal Badan SAR Nasional Manado, dan alai Rehabilitasi Sosial Tumou Tou Manado.

Para personel yang ikut apel siaga bencana merupakan gabungan Tagana dari 15 kabupaten/kota. Pada kegiatan itu juga ditampilkan ketrampilan personel Tagana dalam penanganan bencana.

Kepala Dinas Sosial Sulut, dr Rinny Tamuntuan mengatakan, Kondisi geografi Sulawesi Utara masuk dalam daerah Ring of Fire sehingga berpotensi bahaya bencana seperti gempa dan tsunami.

Belum lagi Sulut kerap diserang Badai La Nina mengakibatkan curah hujan yang tinggi, hingga berdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Ada lagi dampak pemanasan global menyebabkan naiknya permukaan air laut yang berakibat abrasi pantai dan banjir ROB.

"Peristiwa terjadinya bencana alam di Provinsi Sulawesi Utara ini memberi pelajaran berharga bahwa resiko yang ditimbulkan dapat diminimalisir apabila kita melaksanakan mitigasi, pengurangan resiko bencana dan kesiapsiagaan sebelum terjadi bencana," kata Rinny Tamuntuan yang juga Pj Bupati Sangihe ini.

Ia mengatakan Dinas Sosial Sulut menerjemahkan visi misi Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw untuk mengurangi jumlah masyarakat miskin, kelompok rentan, dan korban bencana alam.

Jika tidak diedukasi soal risiko bencana, maka berpotensi terjerembab ke garis kemiskinan karena jadi korban bencana.

Apel Siaga Bencana dihadiri Personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama Dinas Sosial Provinsi Sulut.

Apel Siaga Bencana dihadiri Personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama Dinas Sosial Provinsi Sulut. ((Istimewa/Pemprov Sulut))

"Kita mempersiapkan Program Tagana masuk sekolah dan bekerjasama kepala sekolah SMA/SMK melalui Dinas Pendidikan Daerah Sulut," ujar Mantan Kepala Dinas Kesehatan Minahasa Tenggara ini.

Kegiatan ini kata Rinny Tamuntuan zebagai langkah edukasi oleh anggota Tagana kepada siswa-siswi dalam memitigasi bencana, penyelamatan diri dan menjadi pelopor siaga bencana bersama Tagana di tengah-tangah masyarakat.

Rinny Tamuntuan yang juga pembina Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana provinsi Sulawesi Utara di kesempatan itu juga mengukuhkan kepengurusan Forum Koordinasi Tagana Sulut Periode 2022-2025. (adv)

Apel Siaga Bencana dihadiri Personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama Dinas Sosial Provinsi Sulut.

Apel Siaga Bencana dihadiri Personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama Dinas Sosial Provinsi Sulut. ((Istimewa/Pemprov Sulut))