Bolsel Sulawesi Utara

Cara Mengurus Sertifikat Tanah Agar Tidak Ganda, Berikut Penjelasan BPN Bolsel Sulawesi Utara

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menjelaskan persoalan sertifikat tanah ganda.

Penulis: Indra Wahyudi Lapa | Editor: Chintya Rantung
Indra Lapa/Tribun Manado
Kepala Seksi Survei dan Pemetaan BPN Bolsel, Nova Adi Widarto 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menjelaskan persoalan sertifikat tanah ganda.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Seksi Survei dan Pemetaan BPN Bolsel, Nova Adi Widarto ketika ditemui Tribunmanado.co.id, di kantornya, Jum'at (22/7/2022).

Nova mengatakan, mengurus sertifikat tanah supaya tidak terjadi sertifikat ganda, pihaknya identifikasi ke lapangan.

"Kemudian pelaksanaan nya juga, tentang permohonan sertifikat itu Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), jadi satu desa itu diukur lengkap. Contoh Desa Mataindo, itu diukur semua ini menghindari sertifikat ganda," ujarnya.

Ia mengatakan, masyarakat bisa mengecek statusnya lewat aplikasi.

"Secara online, aplikasi bisa namanya Sentuh tanahku, bisa juga buka di Bhumi.co.bpn.id itu bisa dilihat dia sudah bersertifikat atau belum," jelas Nova.

Nova menyampaikan, tahun 2022 pihaknya mengeluarkan ribuan sertifikat.

"Kami mengeluaran sertifikat tahun ini di Bolsel itu ada 2150 sertifikat," ungkapnya.

Lanjutnya, untuk syarat pengurusan sertifikat sangatlah mudah.

"Syaratnya gampang, foto copy KTP, KK, Surat tanah, NPWP," jelas Nova.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved