Perang Rusia Vs Ukraina
Perang Rusia Vs Ukraina Hari ke-145: Zelensky Pecat Kepala Dinas Keamanan dan Jaksa Agung
Dunia masih dalam keprihatinan atas konflik Rusia dan Ukraina yang belum diketahui kapan akan berakhir.Persoalannya i
TRIBUNMANADO.CO.ID, UKRAINA - Dunia masih dalam keprihatinan atas konflik Rusia dan Ukraina yang belum diketahui kapan akan berakhir. Persoalannya imbas dari konflik ini telah mempengaruhi berbagai hal secara global di dunia internasional.
Di antaranya mempengaruhi rantai makanan hingga berbagai kebutuhan negara-negara yang terganggu dengan adanya perang ini.
Saat ini jika dihitung invasi Rusia ke Ukraina masih berjalan dan memasuki hari ke-145 pada Senin (18/7/2022).
Lebih miris lagi, pada hari ke-145, menurut pejabat militer Ukraina, Rusia sedang mempersiapkan tahap serangan berikutnya ke negaranya.
Sebelumnya, Rusia mengatakan pasukannya akan meningkatkan operasi militer di "semua wilayah operasional".
Militer Ukraina juga mengatakan, Rusia tampaknya sedang menyusun kembali unit-unit untuk melakukan serangan terhadap Sloviansk.
Sloviansk adalah sebuah kota penting di wilayah timur Donetsk yang secara simbolis dikuasai Ukraina.
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Inggris menyebut Rusia memperkuat posisi pertahanannya di seluruh wilayah pendudukan di Ukraina selatan.
Berikut Tribunnews.com rangkum serangkaian peristiwa yang terjadi selama perang Rusia di Ukraina, seperti dikutip The Guardian.
Zelensky pecat Kepala Dinas Keamanan dan Jaksa Agung Ukraina
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky memecat Kepala Dinas Keamanan dan Jaksa Agung Ukraina.
Zelensky mengklaim lebih dari 60 pegawai mereka telah bekerja melawan Ukraina di wilayah yang diduduki Rusia.
Dia menambahkan, 651 proses pidana telah didaftarkan terkait dengan makar tingkat tinggi dan kerja sama oleh pegawai kantor kejaksaan, badan investigasi praperadilan, dan lembaga penegak hukum lainnya.
Sekitar 1.346 warga sipil ditemukan tewas di Kyiv
Sedikitnya 1.346 warga sipil telah ditemukan tewas di wilayah Kyiv setelah mundurnya Pasukan Rusia.
Demikian dikatakan pejabat kepolisian wilayah tersebut, Andriy Nebytov.
Nebytov mengatakan, sekitar 300 orang masih hilang dan 700 dari mereka yang tewas ditembak dengan senjata ringan seperti pistol.
Rusia kehilangan 30 persen efektivitas tempur darat
Laksamana Sir Tony Radakin, kepala staf pertahanan Inggris mengatakan, Rusia telah kehilangan lebih dari 30 persen efektivitas tempur daratnya.
Sementara 50.000 tentaranya tewas atau terluka dalam konflik tersebut, kata
Pria berpangkat Panglima Militer itu menambahkan, Rusia merupakan "ancaman terbesar" bagi Inggris dan tantangannya akan bertahan selama beberapa dekade.
Rudal Rusia hantam fasilitas industri dan infrastruktur di Mykolaiv
Rudal Rusia menghantam fasilitas industri dan infrastruktur di Mykolaiv, pusat pembuatan kapal dan kota dekat Laut Hitam di Ukraina selatan.
Wali Kota Mykolaiv Oleksandr Senkevych mengatakan tidak ada informasi langsung tentang korban.
Serangan Rusia di Kota Bakhmut
Serangan Rusia di Kota Bakhmut, Ukraina timur telah melukai enam orang, termasuk tiga anak-anak, menurut laporan media setempat.
"Tiga anak yang terluka mengalami luka pecahan peluru," kata kantor kejaksaan Donetsk.
Pria Inggris diduga jadi tawanan pasukan Rusia
Seorang pria Inggris diduga ditawan oleh pasukan Rusia di Ukraina ditampilkan dalam sebuah video yang meminta bantuan Boris Johnson.
Ia mengatakan akan menghadapi hukuman mati.
Rusia menahan Marina Ovsyannikova
Polisi Rusia telah menahan jurnalis Marina Ovsyannikova, yang pada Maret 2022 menyela siaran langsung TV untuk mengecam aksi militer di Ukraina.
Tidak ada pernyataan resmi yang dibuat, tetapi rombongannya memposting pesan di akun Telegram jurnalis pada Minggu, menurut Agence France-Presse.
“Marina telah ditahan,” demikian bunyi tersebut.
"Tidak ada informasi di mana dia berada."
Baca juga: Presiden Ukraina Pecat Kepala Keamanan dan Jaksa Agung, Sebut Ada Kerja Sama dengan Rusia
Pesawat pengangkut amunisi dari Serbia ke Bangladesh jatuh di Yunani
Sebuah pesawat kargo Ukraina yang mengangkut amunisi dari Serbia ke Bangladesh jatuh dan meledak di Yunani utara, menewaskan delapan awak di dalamnya.
Menteri Pertahanan Serbia, Nebojša Stefanovi mengatakan, pesawat itu membawa 11,5 ton produk militer, termasuk peluru mortir dan peluru pelatihan.
Pembelinya adalah kementerian pertahanan Bangladesh
Seorang juru bicara kementerian luar negeri Ukraina mengatakan, semua delapan awak pesawat adalah warga negara Ukraina.
UE kembali bahas saksi Rusia
Uni Eropa akan membahas pengetatan sanksi terhadap Rusia pada Seni.
Sebab Moskow dituduh menggunakan pembangkit nuklir Zaporizhzhia yang direbut untuk menyimpan senjata dan meluncurkan rudal di wilayah sekitar Ukraina selatan.
Berita lain terkait dengan Konflik Rusia Vs Ukraina
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul UPDATE Perang Rusia Vs Ukraina Hari ke-145: Inggris Sebut Moskow Perkuat Posisi Pertahanan di Kyiv, https://www.tribunnews.com/internasional/2022/07/18/update-perang-rusia-vs-ukraina-hari-ke-145-inggris-sebut-moskow-perkuat-posisi-pertahanan-di-kyiv?page=all.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/seorang-pria-memindahkan-puing-puing-dari-bangunan-tempat-tinggal-5.jpg)