Tomohon Sulawesi Utara

Tahun 2021, Pengurangan Sampah di Tomohon Sulawesi Utara Mencapai 13,97 Persen

Penanganan masalah sampah tetap menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon.

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Chintya Rantung
Ist
FGD tentang sistem pengelolaan sampah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penanganan masalah sampah tetap menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon.

Hal ini bahkan disampaikan Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut dalam Focus Group Discussion (FGD) tentang sistem Pengelolaan Sampah diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kota Tomohon, Kamis (14/7/2022).

"Sampah merupakan permasalahan yang harus secara terus menerus diupayakan untuk ditangani dengan serius dan bersama-sama antara Pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat," kata Wenny Lumentut yang membacakan sambutan Wali Kota sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, Wenny menyebut berbagai program untuk menangani permasalahan persampahan telah dilakukan baik oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Kota.

Bahkan turut terlibat pihak-pihak lain seperti LSM dan kelompok-kelompok peduli lainnya.

"Meski begitu, sampai saat ini penanganan masalah sampah belum mencapai hasil yang diharapkan," ungkapnya.

Wenny Lumentut juga memaparkan Amanat Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

Yang mana target pengurangan sampah pada tahun 2025 adalah sebesar 30 persen dan penanganan sampah sebesar 70 persen.

Hal tersebut diimplementasikan oleh Pemerintah Kota Tomohon dengan peraturan Walikota Tomohon Nomor 30 Tahun 2019 tentang kebijakan dan strategi Kota Tomohon (Jakstrada) dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

"Pada tahun 2021 Kota Tomohon untuk pencapaian target pengurangan sampah sebesar 13,97 persen atau 3,650,6 ton dan penanganan sampah sebesar 73,32 persen atau 19,152,55 ton dari total perkiraan timbulan sampah sebesar 26, 136,88 ton," papar Wenny.

Sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tomohon John Kapoh mengatakan maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memperoleh input pengelolaan sampah yang diharapkan.

Sehingga dapat memberikan pandangan dan berbagi pembelajaran bagi para pemangku kepentingan dalam pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan. Serta memperoleh solusi untuk mengatasi permasalahan sampah di Kota Tomohon.

"Persiapan Kota Tomohon Dalam penilaian Adipura, persiapan Kota Tomohon dalam Tomohon International Flower Festival," jelasnya.

Dalam kegiatan ini turut dihadiri Direktur Penanganan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Arie Sugasri, Ketua Tim Smart City PT BNI Kantor Pusat Jakarta Hermita, Ketua TP PKK Kota Tomohon Jeand'Arc Karundeng, Ketua Umum TIFF Vonny Pangemanan, dan Jajaran Pemerintah Kota Tomohon. (hem)

Baca juga: KSOP Bitung Bahas Peraturan Menteri No 59 Tahun 2021 di Manado Sulawesi Utara, Ungkap Keunggulannya

Baca juga: Wali Kota Andrei Angouw Minta Warga Manado Sulawesi Utara Waspada Hoax di Medsos  

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved