Sosok

Sosok Letda Akhmad Athiq, Dilantik Jokowi Jadi Perwira Remaja TNI, Pernah Gagal Masuk Akmil

Letda Akhmad Athiq dilantik Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menjadi perwira TNI setelah menyelesaikan pendidikan di Akademi Militer (Akmil).

Editor: Ventrico Nonutu
Tribunnews.com/Naufal Lanten
Letda Akhmad Athiq (tengah) bersama sang Ayah, Mahmud (61) dan Ibu Siti Muwanah setelah upacara penerimaan 292 Perwira Remaja di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (14/7/2022). Letda Akhmad Athiq merupakan salah satu perwira remaja yang dilantik Presiden Jokowi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sosok Letda Akhmad Athiq dilantik Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menjadi perwira remaja TNI.

Letda Akhmad Athiq menjadi salah satu dari ratusan perwira remaja yang dilantik oleh Jokowi.

Letda Akhmad Athiq resmi menjadi perwira setelah menyelesaikan pendidikan di Akademi Militer (Akmil).

Baca juga: Pengakuan Ketua RT di Rumah Ferdy Sambo Soal CCTV Rusak dan Dekoder Kamera di Pos Diganti Tanpa Izin

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Sore, Seorang Remaja Tewas, Korban Terlindas Truk yang Melintas

Diketahui Presiden Jokowi melantik dan mengambil sumpah 754 calon perwira remaja (capaja) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) termasuk Letda Akhmad Athiq.

Letda Akhmad Athiq pun menceritakan perjalanannya masuk TNI Angkatan Darat.


Foto: Presiden Jokowi melantik Perwira Remaja TNI dan Polri di halaman depan Istana Merdeka.

Anak bungsu dari tiga bersaudara ini pernah gagal tes saat pertama kali mencoba masuk Akmil.

“Saya merupakan lulusan SMA di tahun 2017. Waktu itu saya mendaftar pertama kali dan alhamdulillahnya gagal, artinya belum kesempatan,” kata Letda Akhmad Athiq kepada wartawan di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, Kamis (14/7/2022).

Meski sempat gagal, pria kelahiran 1998 ini mengaku tidak patah aral.

Akhmad justru memperluas pertemanannya dengan sejumlah calon prajurit lain yang hendak mengikuti tes masuk TNI itu.

“Saya tidak menganggap itu hal malu buat saya,” katanya.

Dengan semangat yang dimiliki, pria asal Salatiga, Jawa Tengah ini tetap semangat menimba ilmu dari mana saja.

Dari pembelajarannya, Akhmad menarik sebuah kesimpulan.

“Menjadi tentara itu, semua yang diteskan atau diujikan itu merupkan suatu yang bisa kita pelajari,” ujar Akhmad. “Dan Insya Allah kalo kita memiliki niat, ya tinggal kita laksanakan. Jangan pernah merendah hati atau merasa kurang.”

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved