Internasional

Lagi-lagi Korea Utara Bikin Emosi, Akui Kemerdekaan Donetsk dan Luhansk, Ukraina Putuskan Hubungan

Korea Utara menyatakan bahwa mereka mengakui kemerdekaan Donetsk dan Luhansk. Hal ini membuat Ukraina geram dan langsung memutuskan hubungan.

Editor: Isvara Savitri
(AP PHOTO)
Konvoi truk militer yang diparkir di sebuah jalan di Mykolaivka, wilayah Donetsk, wilayah yang dikuasai separatis pro-Rusia, Ukraina timur, Minggu (27/2/2022). Pertempuran juga berkecamuk di dua wilayah timur yang dikuasai oleh separatis pro-Rusia. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Korea Utara mendeklarasikan bahwa mereka mengakui kemerdekaan dua republik rakyat pro-Rusia, Donetsk dan Luhansk) yang memisahkan diri di timur Ukraina.

Sontak hal tersebut membuat Ukraina geram.

Ukraina langsung memutuskan hubungan dengan Korea Utara pada Rabu (13/7/2022).

Pemutusan hubungan tersebut dilakukan tak lama setelah berita soal Korea Utara yang mengakui kemerdekaan Donetsk dan Luhansk muncul.

"Kami menganggap keputusan ini sebagai upaya Pyongyang untuk merusak kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina," kata kementerian luar negeri Ukraina dalam sebuah pernyataan di situsnya sebagaimana dilansir Al Jazeera.

Langkah Korea Utara untuk secara resmi mengakui dua kelompok yang memisahkan diri – Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR), keduanya terletak di wilayah Donbas Ukraina – menjadikannya negara ketiga di dunia yang mengakui kedua entitas tersebut setelah Rusia dan Suriah.

Baca juga: Bharada E dan Istri Kadiv Propam Diminta Muncul ke Publik, Kasus Brigadir J Disebut Baru 5 Persen

Baca juga: BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, 23 Daerah Waspada Hujan Lebat, Sulawesi Utara Termasuk

Kedutaan Besar DPR di Moskwa mengunggah foto di saluran Telegramnya tentang upacara di mana Duta Besar Korea Utara untuk Moskwa Sin Hong-chol, menyerahkan sertifikat pengakuan kepada utusan DPR Olga Makeyeva.

Dalam sebuah unggahan di saluran Telegram-nya, pemimpin DPR Denis Pushilin mengatakan sebelumnya bahwa dia mengharapkan “kerja sama yang bermanfaat” dan meningkatkan perdagangan dengan Korea Utara, sebuah negara bersenjata nuklir yang terisolasi lebih dari 6.500 km (4.000 mil) jauhnya.

Kedutaan Korea Utara di Moskwa mengonfirmasi telah mengakui kemerdekaan kedua entitas pada Rabu (13/7/2022), kantor berita Rusia TASS melaporkan.

Diktator Korea Utara Kim Jong Un.
Diktator Korea Utara Kim Jong Un. (AP PHOTO/KCNA via KNS)

Rusia, yang telah mendukung dua wilayah separatis sejak 2014, mengakui kemerdekaan mereka pada 24 Februari malam mengawali invasi Rusia ke Ukraina, dalam sebuah langkah yang dikutuk oleh Kyiv dan Barat sebagai tindakan ilegal.

Kremlin membenarkan keputusannya untuk melancarkan perang, yang disebutnya "operasi militer khusus", dengan mengatakan bahwa itu melindungi penutur bahasa Rusia yang tinggal di wilayah Donbas dari "genosida".

Kyiv dan Barat telah menolak pernyataan ini sebagai dalih untuk mengobarkan perang dan merebut sebagian besar wilayah Ukraina.

Baca juga: Guru Ngaji Lecehkan Santri Laki-laki di Mojokerto, Pelaku Idap OS

Baca juga: Layanan Publik di Kota Kotamobagu Sulawesi Utara Diapresiasi KPK

Korea Utara sebelumnya menyatakan dukungan untuk pencaplokan Krimea oleh Rusia pada 2014.(*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korea Utara Akui Kemerdekaan Wilayah Separatis, Ukraina Langsung Putuskan Hubungan".

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved